oleh

Korban Letusan Gunung Semeru meningkat menjadi 34 orang

TOPIKTERKINI.COM – JATIM: Korban tewas akibat letusan Gunung Semeru naik menjadi 34 orang pada hari Selasa, kata badan bencana nasional, ketika bantuan dikirim ke daerah yang terkena dampak.

Tujuh belas orang masih hilang, dan hampir 3.700 orang mengungsi akibat bencana itu, kata juru bicara badan tersebut Abdul Muhari kepada media

Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang di Provinsi Jawa Timur memuntahkan kolom abu tebal setinggi 12.000 meter ke langit dalam letusan mendadak pada hari sabtu yang dipicu oleh hujan lebat. Desa-desa dan kota-kota terdekat diselimuti oleh berton-ton puing vulkanik.

Gas yang membakar mengalir di sisi gunung, mencekik seluruh desa dan membunuh atau membakar secara serius mereka yang terjebak di jalurnya.

Juru bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana Abdul Muhari mengatakan 56 orang telah dirawat di rumah sakit, sebagian besar dengan luka bakar. Hampir 3.000 rumah dan 38 sekolah rusak, kata Muhari.

Mayat seorang anak laki-laki berusia 13 tahun ditemukan pada hari Senin di desa Sumberwuluh yang paling parah dilanda bencana, di mana rumah-rumah terkubur hingga atapnya dan mobil-mobilnya terendam. Atap yang remuk, bangkai ternak yang hangus, dan kursi rusak yang tertutup abu abu-abu dan jelaga menghiasi lanskap yang membara.

Upaya pencarian dan penyelamatan dihentikan sementara pada Minggu sore karena kekhawatiran hujan lebat akan menyebabkan lebih banyak abu panas dan puing-puing jatuh dari kawah.

Letusan gunung setinggi 3.676 meter itu mengurangi tekanan yang selama ini terbentuk di bawah kubah lava di dalam kawah. Tetapi para ahli memperingatkan bahwa kubah itu bisa runtuh lebih lanjut, menyebabkan longsoran gas yang melepuh dan puing-puing yang terperangkap di bawahnya.

Lebih dari 1.700 penduduk desa melarikan diri ke tempat penampungan darurat darurat setelah letusan dahsyat pada hari Sabtu, tetapi banyak lainnya menentang peringatan resmi dan memilih untuk tetap di rumah mereka untuk merawat ternak mereka dan melindungi harta benda mereka.

Semeru, juga dikenal sebagai Mahameru, telah meletus berkali-kali dalam 200 tahun terakhir. Namun, seperti di banyak dari 129 gunung berapi yang dipantau di Indonesia, puluhan ribu orang tinggal di lerengnya yang subur. Terakhir meletus pada Januari, tanpa korban.

Indonesia, negara kepulauan berpenduduk lebih dari 270 juta orang, rentan terhadap gempa bumi dan aktivitas vulkanik karena terletak di sepanjang “Cincin Api” Pasifik, serangkaian garis patahan berbentuk tapal kuda. – AN

Editor: Erank

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.