Upah Murah Buruh Marah dalam perspektif Neo-Marxisme
Oleh: Fauziah Ramadhani.AR
(Mahasiswi Jurusan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Alauddin Makassar)
Modal adalah tenaga kerja mati, seperti zombie yang selalu merasa haus dan dapat hidup dengan menghisap darah manusia seperti itulah tenaga kerja mati yang akan selalu menghisap tenaga kerja hidup, Undang-Undang Cipta Kerja adalah salah satu penyebab dari perbudakan yang dialami oleh para pekerja. Satu hal yang harus kita pahami bahwa sistem kapitalisme dan negara tidak hadir dan tidak pernah memberikan kebebasan kepada kaum pekerja yang tidak berdaya untuk melakukan apa yang mereka inginkan, karna sistem kapitalisme dan negara hanya memberikan kebebasan kepada para kapitalis untuk mengakumulasi kekayaan dengan mengorbankan kaum pekerja yang tidak berdaya.
Seperti data BPS yang saya temukan mengenai Upah Minimum Regional/ Provinsi Sulawesi Selatan pada tahun 2020 senilai ( 3 310 723,00 ). “ Tentu saja para kapitalis menyukai sistem kapitalisme, mengapa tidak ? mereka kaya karenanya.” (Alexander Berkman). Seperti yang kita ketahui saat ini bahwa kondisi kerja, upah, beserta tunjangan dan durasi kerja adalah hasil dari perang kelas antara kelas majikan dan kelas pekerja yang dimana hal tersebut adalah titik awal untuk merusak kapitalisme. Rabu (8/12) buruh serentak melakukan aksi besar-besaran mengenai kenaikan UMP 2022 yang dimana buruh menuntut penjelasan kepada MK (Mahkamah Konstitusi) mengenai putusan gugatan UU Nomor 11 Tahun 2021 tentang cipta kerja yang dinyatakan inkonstitusional.
Sedikit banyaknya dari kita menghabiskan waktu untuk bekerja namun hasilnya tetap saja miskin, sejauh ini kelas pekerja hanya ingin melenyapkan sistem kerja upahan dan kelas sosial maka dari itu hal yang harus kita lakukan adalah mogok kerja, karna ketika bekerja menjadi aktivitas yang tidak membahagiakan maka keseriusan untuk mengaktualisasikan kemuakan terhadap segala aturan beracun terutama aturan pengupahan yang begitu merugikan kaum pekerja, maka serukanlah perlawanan dengan cara apa pun dan hal tersebut sudah cukup menjadi alasan bagi seseorang untuk berteriak MOGOK KERJA!!!
Upah Murah Buruh Marah dalam perspektif Neo-Marxisme











