oleh

Bupati Tolitoli Pimpin Upacara Puncak Perayaan Hutda ke 61 Kabupaten Tolitoli

Topikterkini.com.Tolitoli – Puncak Peringatan Hari Ulang Tahun Daerah (Hutda) Kabupaten Tolitoli ke-61 diperingati dalam suatu upacara yang dipimpin oleh Bupati Tolitoli Amran Hi. Yahya selaku Inspektur Upacara di Taman Kota Gaukan Mohammad Bantilan pada Sabtu Pagi (11/12/2021).

Upacara Hutda itu dihadiri Wakil Bupati Moh. Besar Bantilan bersama Ny. Carolin , Ketua Tim Penggerak PKK Ny. Sriyanti Amran Dg. Parebba, bersama seluruh ketua-ketua organisasi kewanitaan se Kabupaten Tolitoli, Sekretaris Daerah Kabupaten Tolitoli Mohammad Asrul Bantilan, S.Sos bersama Ny. Eflin Flora Tambuwun, S.Pd, Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Tolitoli, sejumlah Anggota DPRD Kabupaten Tolitoli, seluruh Pejabat Pemerintah Daerah, Pimpinan Instansi Vertikal, Pimpinan BUMN dan BUMD Kabupaten Tolitoli serta insan pers.

Sebelum upacara dimulai, Ketua Dewan Adat Tolitoli Drs. Hi. Ibrahim Saudah membacakan sejarah singkat terbentuknya Kabupaten Tolitoli yang menguraikan sistem pemerintahan kerajaan sejak dilantiknya raja Tolitoli pertama pada abad ke – 16 hingga terbentuknya Kabupaten Buol Tolitoli sampai Tahun 1999 di mana Tolitoli berdiri sendiri sebagai Kabupaten setelah Buol memisahkan diri.

Bupati Tolitoli¬† saat memberikan sambutannya mengatakan peringatan Hutda kali ini dilaksanakan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. “Tahun ini tidak dilaksanakan pameran pembangunan, tidak ada panggung-panggung hiburan tidak ada pagelaran budaya dan lain sebagainya,” ungkap bupati.

Hal itu menurut Amran Yahya, karena pandemi Covid-19 masih mewabah yang menuntut kita semua harus menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan.
Pandemi covid-19 seperti kawah candradimuka yang menguji, mengajarkan dan sekaligus mengasah. Pandemi Covid-19 kata Bupati, memberikan beban yang berat kepada kita, beban yang penuh dengan risiko dan memaksa kita untuk menghadapi dan mengelolanya. Semua pilar kehidupan kita diuji, semua pilar kekuatan kita diasah, ketabahan kesabaran, ketahanan, kebersamaan, kepandaian dan kecepatan kita semuanya diuji dan sekaligus diasah.

Di bagian lain Bupati menjelaskan, seiring dengan bergantinya waktu, hari bulan dan bergantinya tahun tidak terasa Kabupaten Tolitoli telah memasuki usia 61 tahun. Usia itu merupakan rentang panjang perjalanan karena penuh dengan romantika dan perjalanan sejarah. Sebagai masyarakat Kabupaten Tolitoli, kita wajib bersyukur dengan menjadikan Hutda ini sebagai suatu inspirasi dan motivasi untuk mengisi kembali setiap detik perjuangan daerah ini dengan karya dan prestasi, lalu kita bingkai catatan perjalanan hari ini dan ke depan dengan kerja-kerja produktif demi meraih cita-cita dan harapan akan masa depan yang lebih baik.

Lanjut dia, begitu juga sebagai generasi penerus, hendaknya menjadikan sejarah sebagai untaian peristiwa penuh makna dan hikmah lalu dari sejarah kehidupan pemerintahan dan pembangunan Kabupaten Tolitoli selama ini, bisa dipetik pembelajaran bahwa setiap generasi kepemimpinan memiliki warna dan dinamika tersendiri sesuai era dan zamannya.

Bupati Amran Hi Yahya mengakui bahwa apa yang telah dicapai sekarang ini bukanlah semata-mata hasil kerja kita yang ada saat ini, tetapi merupakan bagian dari jerih payah para pendahulu kita untuk membangun negeri tercinta ini. Oleh karenanya sudah sewajarnya kita mengucapkan terima kasih yang tulus serta senantiasa mendoakan keselamatan kepada seluruh pendahulu dan seluruh pendiri Kabupaten Tolitoli sekaligus dapat menjadikan hari Hutda ini sebagai sarana introspeksi terhadap apa yang telah dan akan kita lakukan demi kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di daerah ini.

Menyinggung tentang tema Hutda tahun ini yakni Dengan Semangat Gotong Royong kita wujudkan Tolitoli yang Sejahtera dan Mandiri, jelas Bupati sebagai suatu ajakan sekaligus spirit bagi Pemerintah Daerah untuk bersama sama bergandengan tangan dengan pemangku kepentingan dan seluruh masyarakat untuk terus memberikan pengabdian terbaik demi kelanjutan pembangunan daerah dalam suasana kekeluargaan yang kondusif serta terus berusaha menjalin kebersamaan yang dilandasi semangat gotong royong. Melalui perayaan ulang tahun kita berupaya merancang masa depan berlandaskan realita dan dinamika kekinian tanpa melupakan nilai-nilai dan peristiwa bersejarah di masa lalu rasa cinta dan bangga terhadap daerah ini harus terlaksana dalam kerja keras kerja ikhlas dan kerja cerdas sesuai dengan potensi dan profesi kita masing-masing sehingga tujuan dan harapan Hutda kali ini dapat menjelma dalam implementasi dan karya nyata.

Usai upacara, Bupati menyerahkan sejumlah penghargaan di antaranya kepada jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah atas akselerasi pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 sekaligus menobatkan Ketua TP. PKK Ny. Srianti Amran Dg Parebba dan Ketua Adhyaksa Dharma Karini Ny. Lea Shinta Koerniawan, SH sebagai Bunda Vaksin Tolitoli. Penghargaan selanjutnya diberikan kepada Tim Penyusun Modul Bahasa Daerah Tolitoli sebagai Kurikulum yang mulai diajarkan pada satuan pendidikan Dasar tahun 2021 ini masing-masing Tasmin A. Jacub, S.Pd, Sumitro S. Pogi, S.Pd dan Insar, S.Pd.

Selanjutnya Bupati juga memberikan penghargaan kepada Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara Sultan Bantilan Tolitoli Asri Alie, S.Sos.,ME yang telah memberikan pelayanan prima kepada masyarakat Kabupaten Tolitoli khususnya pengguna transportasi udara.
Sebagai rangkaian dari peringatan Hutda kali ini, Bupati Amran Hi Yahya, Wakil Bupati Moh Besar Bantilan, Sekretaris Daerah Moh Asrul Bantilan, S.Sos serta sejumlah Pejabat Pemerintah Daerah melakukan ziarah ke makam leluhur Kabupaten Tolitoli yang berada di Kelurahan Nalu. Ziarah ditandai dengan menabur bunga di atas sejumlah pusara yang ada di kompleks pemakaman leluhur itu.

Sumber: Prokopim Tolitoli

Laporan: Andi Iswana

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.