oleh

Bentuk Penghormatan, Koramil 1426-02/Polsel Ganti Bendera Yang Sudah Usang Di Monumen Lapris

TOPIKTERKINI.COM, TAKALAR — Salah satu tempat bersejarah yang ada di Kabupaten Takalar adalah Monumen Laskar Pemberontak Rakyat Sulawesi atau yang lebih dikenal dengan monumen Lapris.

Monumen ini dibangun untuk mengenang jasa para pahlawan dari tanah Takalar, khususnya para anggota yang tergabung dalam Laskar Pemberontak Rakyat Sulawesi (Lapris).

Koramil 1426-02/Polsel Kodim 1426/Takalar bersama Lurah Bulukunyi saat mengganti bendera Merah Putih yang sudah rusak dan usang di monumen Lapris Polsel

Melihat bendera Merah Putih dengan kondisi sudah rusak dan usang dan masih saja berkibar di monumen Lapris, Koramil 1426-02/Polsel bersama Lurah Bulukunyi mengganti bendera Merah Putih yang sudah rusak dan usang dengan bendera Merah Putih yang baru, Selasa (08/02/2022).

Saat ditemui, Danramil 1426-02/Polsel Kapten Inf Muhammad Nur menjelaskan bahwa kegiatan pergantian bendera Merah Putih di monumen Lapris ini dilakukan oleh personel Koramil 1426-02/Polsel karena melihat bendera yang kondisinya sudah usang dan robek sehingga kami berinisiatif menggantinya dengan bendera Merah Putih yang baru.

“Kami prihatin melihat Bendera Merah Putih dalam kondisi seperti itu. Setidaknya demi menghormati jasa para pahlawan dalam merebut kemerdekaan dari penjajah, bendera yang sudah usang ataupun rusak harus segera diganti,” ucapnya.

Danramil juga menambahkan, kegiatan yang dihadiri oleh Lurah Bulukunyi, Bhabinkamtibmas, masyarakat dan juga Karang Taruna serta KKN Universitas Megarezky dirangkaikan dengan kerja bakti membersihkan ranting pohon dan rumput liar yang tumbuh di seputaran monumen Lapris.

Sementara itu Komandan Kodim 1426/Takalar, Letkol Czi Catur Witanto, S.I.P., M.Si., M.Tr. (Han) mengatakan penggantian bendera di monumen Lapris yang dilakukan oleh laksanakan Babinsa Koramil 1426-02/Polsel merupakan wujud penghormatan kepada Sang Saka Merah Putih sebagai bendera bangsa Indonesia serta dalam menghormati dan mengingat betapa besarnya para pejuang Indonesia yang telah berkorban demi tegaknya Bendera Merah Putih.

“Sebagai generasi penerus, kita semua wajib menghormati jasa para pahlawan salah satunya juga harus menghormati Bendera Merah Putih karena itu lambang negara kita,” tegasnya.

“Untuk itu, kami berharap agar kita semua peduli, menjaga dan memelihara Sang Saka Merah Putih kita di manapun berada,” tutur Dandim. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed