oleh

UNG Terapkan Model Wisuda Drive Thru, Anleg Buol Karmin Kaimo Ucapkan Selamat

Topikterkini.com.GORONTALO – Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Minggu, 21 Februari 2022 kembali melaksanakan prosesi wisuda setelah beberapa bulan tertunda akibat pandemi Covid-19. Namun dalam pelaksanaannya, prosesi wisuda periode Februari 2022 berbeda dengan pelaksanaan Wisuda sebelumnya.

Kali ini UNG menerapkan wisuda dengan model Drive Thru dalam proses pengukuhan para wisudawan. Yang turut dihadiri oleh anggota legislatif (Anleg) DPRD Buol, Karmin Kaimo, S.Ag asal partai Demokrat dalam rangka mendampingi istri yang juga sebagai peserta wisuda program Pasca Sarjana bersama Ketua DPRD Buol, Srikandi Batalipu, S.Sos, M.AP.

Kepada sejumlah media dikesempatan itu, Karmin Kaimo mengucapkan selamat kepada para wisuda dan wisudawati.

“Mudah-mudahan dengan ilmu yang didapatkan selama di kampus bisa di implementasikan ditengah – tengah masyarakat dimana berada,” ucap Karmin Kaimo.

Selanjutnya kepada Ketua DRPD Buol, Srikandi Batalipu S.Sos, M.AP, Karmin Kaimo juga mengucapkan selamat telah menyelesaikan studinya pada program pasca sarjana.

“Semoga ilmu yang di timbah selama mengikuti studi pasca Sarjana dapat bermanfaat bagi masyarakat dan menjadi lebih baik,”imbuhnya

Sementara pihak rektorat terkait penerapan sistem wisuda Drive Thru ini, menjelaskan, pengukuhan Wisudawan dilakukan dalam 4 tahap, dimana setiap tahap pelaksanaan dilakukan untuk 300 Wisudawan saja. Saat prosesi wisuda, para Wisudawan harus antri menggunakan kendaraan pribadi baik itu Mobil, Motor, Bentor bahkan Sepeda.

Kemudian ketika penyerahan ijazah maupun proses pemindahan talikuncir, wisudawan harus turun dari kendaraan dan naik ke panggung dengan didampingi oleh Orang Tua atau Pendamping lainya maksimal 2 orang. Setelah melalui prosesi tersebut wisudawan naik ke kendaraan untuk kemudian pergi meninggalkan lokasi Wisuda.

Menurut Rektor UNG Dr. Eduart Wolok, S.T, M.T, dimasa pandemi sempat muncul pro dan kontra terkait pelaksanaan wisuda, karena normalnya pelaksanaan wisuda saat ini tidak dimungkinkan karena akan ada pengumpulan masa sebanyak 1800-an dalam momen wisuda.

“Disisi lain saat UNG melakukan survey kecil-kecilan, para wisudawan tetap berharap tetap di wisuda dengan memiliki kenangan terbesar dalam hidupnya seperti menerima ijazah dan dokumentasi yang representatif,” ungkap Rektor.

Dari survey yang dilakukan kata Rektor, UNG mencoba melihat kondisi maupun situasi, sehingga akhirnya sistem Drive Thru diterapkan dalam Wisuda kali ini. Dimana dalam prosesi kali ini mengkombinasikan prosesi wisuda diawal dilaksanakan secara online, sedangkan prosesi wisuda baik itu penyerahan ijazah, pemindahan tali kuncir dengan sistem Drive Thru.

“Dengan begitu seluruh wisudawan bisa datang untuk selanjutnya melakukan prosesi Wisuda, dan langsung kembali ke Rumah masing-masing tanpa ada kerumunan masa, sehingga semua kepentingan bisa akomodir dalam model wisuda ini,” pungkasnya.

(Husni Sese).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed