oleh

Dukung Program BIAS, Dinkes Takalar Gelar Pertemuan Advokasi Toma/Toga Support By Unicef Bekerjasama YGC

TAKALAR, TOPIKTERKINI.COM — Dinas Kesehatan (Dinkes) kabupaten Takalar menggelar pertemuan advokasi pemangku kepentingan tokoh masyarakat dan tokoh agama (Toma/Toga) support by Unicef bekerjasama Yayasan Gaya Celebes (YGC) terkait imunisasi rutin dan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) di Gedung Dharma Wanita, Senin (07/03/2022).

Hal ini dimaksudkan sebagai langkah memaksimalkan program BIAS melalui pendekatan tokoh masyarakat, tokoh agama, termasuk Dinas Pendidikan, karena yang menjadi sasaran nantinya adalah anak usia sekolah.

Peserta pertemuan advokasi Toga/Toma terkait program BIAS

Hal itu disampaikan langsung oleh Kadis Kesehatan dr Rahmawati. Dalam sambutannya ia menyampaikan bahwa kegiatan imunisasi ini adalah upaya untuk membentuk kekebalan tubuh anak agar terhindar dari penyakit.

“Kami sangat berharap kepada seluruh stakeholder, agar supaya memberikan penyegaran dan pemahaman baik kepada orang tua anak didik maupun kepada masyarakat, serta anak didik itu sendiri,” kata dr Rahma.

“Kita memberikan pemahaman yang jelas dan pemahaman yang benar, bahwa imunisasi yang diberikan ini adalah merupakan salah satu usaha kita untuk terhindar dari penyakit yang akan menjangkiti kita, yang sebenarnya penyakit itu bisa kita hindari setelah kita melakukan vaksinasi,” terang Kadis Kesehatan.

Lebih lanjut dijelaskan dr Rahma, tidak bisa kita pungkiri bahwa, orang yang sudah diberikan vaksinasi bisa saja terkena gejala-gejala dari covid, akan tetapi gajala yang ditimbulkan itu jauh lebih ringan bagi orang-orang yang sudah divaksin dibandingkan dengan orang yang memang belum pernah divaksin.

“Alhamdulillah, Kabar gembira juga bahwa untuk imunisasi dasar lengkap, kabupaten Takalar berada di urutan tertinggi di Sulawesi Selatan. Ini tentu menjadi motivasi bagi kita semua agar program-program imunisasi lainnya seperti BIAS, bisa terlaksana,” jelasnya.

Hal senada disampaikan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Kabid P2P), dr Novita Yulianti, bahwa tujuan dari pertemuan ini adalah bagaimana kami dari Dinas Kesehatan berharap dan meminta bantuan kepada seluruh stakeholder maupun lintas sektor karena kegiatan ini tidak mungkin kami bisa laksanakan secara maksimal tanpa dukungan dari lintas sektor.

“Tujuan imunisasi sebenarnya adalah bagaimana membentuk antibody di dalam tubuh, pengamanan dan perlindungan supaya bisa melawan kuman atau virus yang akan masuk ke dalam tubuh,” tutup dr Novi.

Hadir dalam pertemuan ini, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Depag, Ketua MUI, Ketua NU, Ketua Muhammadiyah,  Wahdah Islamiyah, Dewan Mesjid Indonesia (DMI), PKK, Tokoh Masyarakat, Camat dan Para Kepala Puskesmas.

Diketahui, kegiatan ini dilaksanakan Dinas Kesehatan Kab.Takalar bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Prov. Sulawesi Selatan Support by Unicef dan Yayasan Gaya Celebes (YGC).(*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed