oleh

Siswi Korban Pengeroyokan di Palu Terbaring Lemas di RS Anutapura, Begini Kronologinya.

Topikterkini.com.Palu – Saat ini heboh dan viral di medsos video pengeroyokan seorang perempuan oleh empat orang perempuan lainnya. Ditemui media ini, minggu, 20 Maret 2022, korban (AS) menuturkan kronologi, ketika dia sedang bermain dengan adik nya, kemudian datang rekannya (AZ) di rumah korban (AS) lalu mengajak korban ke kampung lere, dan setelah itu mereka berlanjut pergi ke gelanggang jalan samudra 3.

Kemudian di salah satu tempat tersebut korban (AS) dikeroyok oleh rekan yang mengajaknya.

Diketahui dari penuturan korban bahwa hanya permasalahan kesalahan pahaman, itupun dia sudah meminta maaf kepada pelaku yang ternyata adalah teman korban juga.

Tapi entah kenapa si para pelaku ini justru hanya meminta berkelahi, dan si korban, tetap menolak atas permintaan mereka. Karena merasa mereka tidak di hiraukan dengan si korban. Maka dari situlah si pelaku langsung menyerang dari belakang dengan tendangan yang begitu keras sehingga korban tidak bisa membela dirinya yang sudah babak belur, tutur korban saat ditemui media ini.

Kemudian di saat korban di keroyok, iya berulang ulang kali minta maaf tapi mereka masih tetap mengeroyok korban hingga korban tidak berdaya menghadapi rekannya yang mengeroyoknya.

Korban juga mengatakan tadinya dia sudah mau pulang dalam kondisi lemas babak belur, Tapi masih ada salah satu temannya (DN) sempat mengatakan “ayo saya antar pulang”.

Ketika tiba di rumah korban di tanya oleh ibunya, “sudah pulang kau ?” belum sempat menjawab pertanyaan ibunya korban keburu jatuh pingsan.

Saat sadar, ibunya pun bertanya, kenapa ko nak ?, korban langsung menjawab, “saya habis di kroyok”. Sontak Begitu ibu korban ketahui anaknya telah dikeroyok saat itupun dia langsung melapor ke polsek palu barat, atas tuntutan keberatan bahwa anak nya menjadi korban pengeroyokan.

Hingga saat ini dua pelaku pengeroyokan sudah di amankan oleh pihak kepolisian, sementara dua orang lainnya sementara di jadikan saksi. Untuk selanjutnya kasus ini sementara dalam proses penyelidikan.

Laporan: stefi lilis

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed