oleh

Pertama di Sulteng, Bupati Buol Resmikan Gedung Instalasi Ponek Terintegrasi  RSUD Mokoyurli

Topikterkini.com.Buol – Bupati Buol, dr. H Amirudin Rauf, Sp.OG, M.Si meresmikan gedung Instalasi Ponek terintegrasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mokoyurli, Minggu 16 April 2022.

Peresmian Gedung Instalasi Ponek ( Pelayanan Obstetri Neonatal Emergenci Komprehensif ) RSUD Mokoyurli ini dihadiri Forkopimda, Pimpinan Organisasi Pimpinan Daerah, Camat Biau, para lurah dan kades, Kepala Puskesmas dan tenaga Medis se Kabupaten Buol serta sejumlah tokoh masyarakat.

Usai pembacaan Tilawatil Qur’an oleh Staf RSUD dan Doa Tasyakuran oleh R. Muksin, S. Ag, MA, Direktur UPT RSUD Mokoyurli Kabupaten Buol, dr. H Arianto. S Panambang dalam laporannya menyampaikan Pembangunan Gedung Instalasi Ponek terintegrasi ini sepenuhnya di kerjakan oleh CV Tinombala jaya yang bersumber dari anggaran DAK Reguler Tahun Anggaran 2021 dengan total Anggaran sebesar Rp 38.995.151.809, terdiri dari Anggaran Pembangunan Gedung sebesar Rp.14.431.995.023 serta Pengadaan Fasilitas Alat Kesehatan sebesar Rp. 24.563.189.786.

” Alhamdulillah dari 32 Rumah sakit di Sulteng, RSUD Mokoyurli adalah Rumah Sakit pertama yang memiliki Instalasi Ponek terintegrasi di Sulteng dengan jumlah 36 kamar dan  bangunan seluas 40 x 80 meter,” ungkap dr.arianto Panambang.

Bupati Buol, dr. Amirudin Rauf, Sp.Og, M.Si dalam sambutannya mengatakan, dengan di resmikannya instalasi Ponek  merupakan upaya serius dari pemerintah daerah guna memberikan yang terbaik dalam hal pelayanan dan perlindungan terhadap masalah yang berkaitan dengan kebidanan baik itu terkait kesehatan dan keselamatan Bayi dan ibu secara terpadu, menyeluruh dan terintegrasi.

“Insya Allah dengan diresmikan dan berfungsinya instalasi Ponek terintegrasi di RSUD Mokoyurli, kita berharap mampu menekan resiko kematian bayi dan ibu yang melahirkan,”terang Bupati 2 periode yang juga Dokter ahli kandungan ini.

Bupati juga menambahkan, dengan dioperasikannya instalasi ini telah ada penanganan kebidanan yang terintegrasi sehingga kita mampu meminimalisir kontraksi pendarahan pasca bersalin, yang jika 5 sampe 10 menit tidak cepat ditangani menyebabkan resiko kematian bayi, sembari menceritakan pengalaman pertamanya menangani kasus kebidanan di Kecamatan Bunobogu di waktu lampau.

Pada kesempatan itu, Bupati Buol juga berharap agar instalasi Ct scan yang telah dimiliki RSUD segera bisa di fungsikan kembali.

“Sekarang Dokter Radiologi sudah ada, dengan kemampuan deteksi sampai hal terkecil soal kelainan dalam tubuh (116 Selais) kecanggihan alat ini sama dengan Ct scan yang dimiliki RSU DR.Wahidin Jakarta, saya berharap segera bisa berfungsi kembali,”imbuhnya.

Diakhir sambutannya Bupati Buol mengucapkan selamat kepada sejabat dokter, kiranya Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan dan keafiatan dalam menjalankan tugas dan misi kemanusiaan, sembari mengutip filosofi Khalifah Ali Bin Abi Thalib tentang Suami, Istri dan anak.

Liputan: Husni Sese

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed