Konsep Perdagangan Internasional Yang Berkaitan Dengan Teori Ekonomi Era Yunani
Oleh: Tariza Azzahra ON
Mahasiswa Jurusan Ilmu Ekonomi
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam
Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Konsep ekonomi dari masa yunani kuno telah menjelaskan petunjuk tentang cara-cara berekonomi. umumnya kehidupan ekonomi Yunani Kuno bertumpu pada sektor perdagangan dan industri karena lokasinya yang strategis. menurut plato kaum pedagang inilah yang boleh bekerja untuk mengejar keuntungan dan mengumpulkan harta.
Seperti yang kita ketahui perdagangan merupakan hal yang sangat penting bagi perekonomian di setiap negara. banyak manfaat yang bisa didapat dari kegiatan berdagang.
Manfaat perdagangan Indonesia dengan negara-negara lain yaitu saling memenuhi kebutuhan barang dan jasa masing-masing.
Selain membantu mendapatkan barang dan jasa yang tidak tersedia dalam negeri masih banyak manfaat lain yang didapat dari perdagangan. Seperti membantu meningkatkan penghasilan negara, memperbanyak lapangan kerja, meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Namun tidak hanya itu tentu saja permasalahan juga terjadi dalam kegiatan ini misalnya saja setiap kegiatan ekspor dan impor harus melalui birokrasi pemerintahan. Semakin pelik sistem birokrasi, maka semakin lama waktu yang diperlukan untuk melakukan kegiatan ekspor dan impor. Sebagai imbasnya, kepercayaan penjual dan pembeli akan menurun hingga menghambat aktivitas perdagangan. Rendahnya kualitas SDM jika suatu negara kaya hasil alam namun tidak memiliki SDM yang memadai untuk mengelolah maka produk tersebut juga akan bernilai rendah. masalah kebijakan dan tarif dari negara lain, jika negara tujuan ekspor tersebut memberikan batasan ekspor, maka kita gagal meningkatkan nilai ekspor.oleh karena itu perlunya kerjasama yang baik untuk mengurangi hambatan-hambatan tersebut.
Berdasarkan data BPS Pada tahun 2020 nilai ekspor Indonesia mencapai 163.191,8 juta dolar AS, mengalami penurunan sebesar 2,68 persen jika dibandingkan tahun 2019. Dari keseluruhan nilai ekspor Indonesia tersebut, sebanyak 94,94 persen (154.940,8 juta dolar AS) merupakan ekspor komoditas nonmigas dan 5,06 persen (8.251,1 juta dolar AS).
Itulah mengapa Indonesia melakukan banyak kerjasama dengan negara-negara lain. Misalnya saja
1.Kerja sama bilateral
Kerja sama bilateral adalah kerja sama antara dua negara dalam bentuk hubungan diplomatik, perdagangan, pendidikan, dan kebudayaan.
Contoh Kerja sama bilateral Indonesia dengan negara lain:
- Kemitraan strategis khusus atau special strategic partnership Indonesia-Korea dengan fokus terhadap pertahanan dan perdagangan.
- Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Korea (Indonesia-Korea Comprehensive Economic Partnership atau IK-CEPA)
- Kerja sama Indonesia-Amerika Serikat dalam penanggulangan Covid-19 dan Peningkatan Neraca Perdagangan
2.Kerja sama regional
Kerja sama regional adalah kerja sama beberapa negara dalam satu kawasan. Biasanya dilatarbelakangi adanya kepentingan bersama antarnegara.
Contoh Kerja Sama Regional Indonesia:
- Asosiasi negara-negara Asia Tenggara (Association of Southeast Asia Nations atau ASEAN).
- Kerja sama ekonomi Asia Pasifik (Asia Pacific Economic Cooperation atau APEC).
3.Kerja sama multilateral
kerja sama Multilateral adalah kerja sama antara beberapa negara. Kerja sama multilateral tidak dibatasi dengan kawasan maupun wilayah.
Contoh Kerja Sama Multilateral Indonesia:
- Perserikatan Bangsa-bangsa atau PBB.
- Dana moneter internasional (Internasional Monetery Fund atau IMF).
- Organisasi perdagangan dunia (World Trade Organization atau WTO).
Daftar Pustaka
https://amp.kompas.com/skola/read/2020/11/16/135211069/aspek-kehidupan-peradaban-yunani-kuno
http://eprints.unpam.ac.id/8552/2/PIE0033_MODUL%20UTUH_SEJARAH%20TEORI-TEORI%20%20EKONOMI%20(1).pdf











