OPINI

Sosialisme dan Aturan Masyarakat di Dunia Terhadap Pandangan Islam

83
×

Sosialisme dan Aturan Masyarakat di Dunia Terhadap Pandangan Islam

Sebarkan artikel ini
Sosialisme dan Aturan Masyarakat di Dunia Terhadap Pandangan Islam
Eka Saputri (Mahasiswi jurusan ilmu ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar)

SOSIALISME DAN ATURAN MASYARAKAT DI DUNIA TERHADAP PANDANGAN ISLAM

Oleh: Eka Saputri
Mahasiswi jurusan ilmu ekonomi
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam
Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Sejak adanya kehidupan manusia di permukaan bumi, tujuan untuk hidup secara kooperatif di antara manusia telah dirasakan dan telah diakui sebagai faktor esensial agar dapat bertahan dalam kehidupan. Seluruh manusia bergantung satu sama lain untuk memenuhi kebutuhannya.Ketergantungan mutualistik dalam kehidupan individu dan sosial diantara manusia telah melahirkan sebuah proses evolusi bertahap dalam pembentukan sistem pertukaran barang dan pelayanan. Dengan semakin dapat dikatakan berkembangnya peradaban manusia dari zaman ke zaman, sistem pertukaran ini berevolusi dari aktivitas yang hanya sederhana kepada aktivitas ekonomi yang modern. Tata kehidupan dunia diwarnai oleh berbagai macam ideologi. Masing-masing ideologi menawarkan masa depan yang sempurna.

Sosialisme mengagungkan kolektivitas dan mengabaikan individualitas yang bertujuan akhir untuk memenuhi kebutuhan material secara bersama. Sebaliknya kapitalisme menempatkan manusia sebagai individu yang bebas dan berhak menentukan sendiri hidupnya dan melakukan apa saja yang dipandang baik dan benar untuk meraih keuntungan bagi dirinya. Dari kedua ideologi terbesar Islam tidak menafikan atau menempatkan diri pada salah satu ideologi yang ada. Islam menempatkan diri secara sintesis dan menjadi alternatif di antara kecenderungan ekstremitas beragam ideologi secara seimbang dan adil. Karena itu, hubungan yang hendak dibangun oleh Islam adalah kemitraan dan kerja sama yang saling menguntungkan demi kesejahteraan hidup seluruh umat manusia. Dengan itu sosialisme secara ringkas adalah paham yang mengutamakan unsur-unsur kebersamaan di dalam masyarakat. Sosialisme adalah paham yang mengajarkan kepada manusia bahwa umat manusia memiliki kepentingan yang sama. Karenanya kepentingan yang sama ini harus menjadi perhatian utama dari sistem politik dan sosial yang ada di masyarakat.

Sosialisme juga dapat diartikan sebagai paham yang meminimalisasi atau bahkan tidak mengenal kepemilikan pribadi, Yang terakhir ini mungkin bisa disebut sebagai sosialisme radikal, di mana kepemilikan pribadi dihapuskan dan menjadi kepemilikan yang bersifat umum.Islam adalah agama yang berada di tengah, agama yang berada di antara prinsip-prinsip kebersamaan dan juga prinsip-prinsip inidividual. Artinya, ada beberapa paham sosialisme yang memiliki titik temu dan kesepahaman dengan ajaran agama Islam, di mana Islam memperhatikan kepentingan masyarakat banyak. Ini sangat dijunjung tinggi oleh Islam. Sosialisme pada hakekatnya merujuk pada kepercayaan diri manusia, melahirkan kepercayaan pula bahwa segala penderitaan dan kesusahan hidup yang dihadapi dapat diusahakan diselesaikan. Penderitaan dan kesusahan yang diakibatkan pembajakn politik dan ekonomi dimana penguasa dan pengusaha dengan semangat liberal dan kapitalnya, memiliki kekuatan penuh mengatur kaum kebanyakan warga yang lemah akan ekonomi di negara, dengan segala keserakahan yang didasarkan rasionalisme dan individualisme itu, mendorong sebagian orang mencari cara baru supaya pemecahan masalah sosial tanpa harus dilakukan dengan cara kekerasan.Sementara sosialisme dalam Islam sesungguhnya seluruh umat manusia di dunia ini adalah bersaudara, begitulah pengajaran di dalam Al- Qur’an yang suci, yang menjadi dasar dari Sosialisme.

 

Daftar Pustaka

https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20200424162553-289-497028/bagaimana-islam-memandang-sosialisme.

https://onesearch.id/Record/IOS398.2246/Details

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *