Kritik Penerapan Neoklasik di Negara Maju Terhadap Kegagalan Pemakaian Ajaran Neoklasik
Oleh: Nur Fadhillah Yunus
Mahasiswi Jurusan Ilmu Ekonomi
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam
Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Keberadaan aliran ekonomi Neoklasik telah mendominasi pengunaannya dalam bidang pendidikan dan ekonomi terapan di sebagian besar negara di dunia. Dominasi aliran ekonomi Neoklasik ini disebabkan oleh keberhasilan negara-negara maju dalam meningkatkan taraf kesejahteraaan rakyatnya, yang berdampak pada penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Banyak ekonomi yang berpendapat bahwa aliran ekonomi Neoklasik mungkin cocok untuk negara maju, namun penerapannya di negara sedang berkembang perlu disesuaikan. Fakta ini disebabkan oleh kondisi lingkungan yang sangat berbeda antara negara maju dan negara berkembang.
Penggunaan ekonomi Neoklasik di negara-negara maju tidak terlepas dari banyaknya kritik yang dilontarkan, antara lain munculnya ketimpangan dalam distribusi pendapatan, kerusakan lingkungan dan berbagai aspek kehidupan sosial lainnya. Munculnya kritik terhadap aliran ekonomi Neoklasik di negara maju, dan sekarang ini terdapatnya krisis multidimensi di dunia saat ini merupakan bentuk kegagalan dalam menggunakan dan menerapkan ajaran Neoklasik.
Kritik filosofis terhadap ekonomi neoklasik sebenarnya didasarkan pada bias yang terlalu memutlakkan kepada paradigma positivisme, yang memandang realitas hanya dari sudut pandang model yang terlalu disederhanakan berdasarkan positivisme pada analisis kuantitatif, didukung oleh penggunaan asumsi yang seringkali tidak realistis. Karena kenyataan empiris yang muncul merupakan refleksi dari kondisi deterministik, hanya materi, dan seperti mesin, perbaikannya hanya bergantung pada elemen-elemen yang ada di dalam mesin. Analisis yang terlalu sederhana dan steril ini mungkin sebenarnya berbeda dari apa yang sebenarnya terjadi.
Steve Keen (2001) menyatakan kritiknya atas keberadaan teori ekonomi Neoklasik dan diperlukannya alternatif ajaran lainnya. Alternatif-alternatif yang dikemukan meliputi: 1. Austrian Economics, yang menerima banyak ajaran ekonomi Neoklasik kecuali konsep keseimbangan. 2. Post Keynesian Economics, yang sangat kritis terhadap ajaran Neoklasik dan menekankan pada pentingnya ketidakpastian. 3. Sraffian Economics, mendasarkan pada konsep produksi komoditas dalam artian komoditas (sektor riil) menjadi icon analisis 4. Complexity Theory, yang menerapkan konsep dinamika nonlinier dan teori kekacauan terhadap isu-isu ekonomi 5. Evolutionary Economics, yang memperlakukan perekonomian sebagai sistem evolusi mirip ajarannya Darwin.
Mohammad Hatta (1976 dan 1979) banyak memberikan kritikan kepada ekonomi bebas, yang tidak lain yang paling menonjol adalah Neoklasik. Beliau menyarankan perlunya ekonomi terpimpin, di mana pemerintah harus aktif bertindak dan mengadakan berbagai peraturan terhadap perkembangan ekonomi dalam masyarakat agar tercapai keadilan sosial. Membiarkan perekonomian berjalan menurut apa yang dikatakan ”permainan merdeka dari pada tenagatenaga masyarakat” berarti membiarkan yang lemah menjadi makanan yang kuat. Menurut beliau sendi utama bagi politik perekonomian dan politik sosial Republik Indonesia terdapat dalam pasal 33 UUD 1945. Dasar perekonomian rakyat mestilah usaha bersama, dikerjakan secara kekeluargaan, yang tidak lain adalah koperasi.
Mengingat banyaknya pihak kepentingan yang prihatin dengan kegagalan dan kebangkrutan ekonomi Neoklasik, maka sudah sepatutnya untuk menyelidiki keberadaan aliran ekonomi ini. Argumentasi yang menyatakan ada kegagalan dalam pemikiran dan penggunaan aliran Neo klasik perlu dikemukakan, baik tinjauan secara filosofis maupun dari aspek sosial-ekonomi. Berbagai kritik yang diajukan kepada aliran Neo klasik, menggambarkan relevansi penggunaan aliran ekonomi Kelembagaan dalam kancah penggunaan teori ekonomi.
Daftar Pustaka
http://eprints.undip.ac.id/7498/1/purbayu.pdf
Syaiful Anwar, S.E., M.Si. (27 Januari 2021). “Kegagalan Ekonomi Neo Klasik”. https://beritasumbar.com/kegagalan-ekonomi-neo-klasik/











