Topikterkini.com_Agam.
Kalapas Kelas IIB Lubuk Basung Agam Sumatera Barat, Suroto laksanakam kegiatan pembinaan belajar Baca Tulis bagi warga binaan pemasyarakatan lapas, khususnya dibidang belajar baca tulis.
Bahwa kegiatan ini dilaksanakan pada hari, jumat. 15 Juli 2022 dalam rangka meningkatkan kemampuan membaca dan menulis bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas kelas IIB Lubuk Basung Agam.
Pelaksanaan kegiatan pembelajaran untuk pertama kali ini dimulai dengan pengenalan huruf, membaca dan menulis, dalam rangka meningkatkan kemampuan membaca dan menulis bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Lubuk Basung, Pelaksanaan pembelajaran untuk pertama kali ini dimulai dengan pengenalan huruf, membaca dan menulis.
Berdasarkan informasi dari Kalapas Suroto mengatakan data dari total peserta sebanyak,12 orang Tahanan di Lapas, karena masih kurang cakap dalam menulis dan membaca, bahkan ada WBP yang sama sekali belum bisa dalam hal tersebut.
Kalapas lubuk basung, Sutoto berujar, bahwa buta aksara ini disebabkan karena sebagian besar WBP ini minim pendidikan, putus sekolah, bahkan ada yang sama sekali tidak pernah mengenyam pendidikan, sehingga merekalah yang menjadi target dalam kegiatan pembelajaran ini.
Kalapas sangat mendukung sekali kegiatan bidang Pendidikan ini, rencananya, kegiatan belajar dan mengajar ini akan berjalan rutin, dimulai dari jam pagi 08.30 s/d 10.30 wib dan telah dijadwalkan seminggu 2 kali secara rutin mereka diberikan pelajaran, dan Ke depannya berdasarkan evaluasi bisa ditambahkan jadwalnya menyesuaikan dengan selanjutny.
Harapannya, WBP yang mengikuti programini bisa kembali ke tengah masyarakat atau keluarga dengan membawa hal positif selama menjalani pembinaan di Lapas salah satunya mereka bisa mengenal huruf, membaca dan menulis.
Bahwa yang dilapas lubuk Basung ada juga yang buta aksara kurang lebih sebanyak 12 orang. Kegiatan ini merupakan salah satu program pembinaan yang menjadi target kinerja program unggulan, agar tidak ada lagi wbp yang masih buta aksara dan turut mensukseskan program pemerintah wajib belajar.ujarnya. ( Anto )







