BUOLSULTENG

Permudah Pembayaran Pajak dan Retribusi Non Tunai, Bapenda Buol Launcing Program Qris

193
×

Permudah Pembayaran Pajak dan Retribusi Non Tunai, Bapenda Buol Launcing Program Qris

Sebarkan artikel ini

Topikterkini.com.Buol – Badan Pendapatan (Bapenda) Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Buol me-launching pembayaran non tunai pajak daerah dan retribusi melalui Quick Response Code Indonesian Standard (Qris) dan AtM PT.Bank Sulteng, bertempat di aula Bapenda Buol, Rabu 20 Juli 2022.

 

Kegiatan tersebut dihadiri oleh  Pimpinan Bank Sulteng Cabang Buol, Dinas Pendapatan Provinsi Sulteng, Forkopimda dihadiri oleh Kajari Buol, Wakapolres, Kompol Johny Bolang, S.Sos, MH, Sekretaris Daerah Drs. Suprizal Jusuf, MM, Pimpinan Perbankan di Buol, para Asisten I, II, III, staf ahli, pimpinan dan jajaran pejabat OPD terkait.

Diawali Laporan Panitia oleh Kepala Bapenda Buol, Wahyu Setia Budi, SH, MH, kemudian dilanjutkan sambutan berturut-turut pertama oleh Direktur Operasional PT. Bank Sulteng, Hj. Ramiyatie, SE berikut Kepala Unit Implementasi Kebijakan dan Pengawasan sistem Pembayaran, Bank Indonesia Prov. Sulteng, F. Rumanto Mayang dan Kepala Bidang Pajak Pendapatan Bapenda Sulteng.

Kepada media ini, Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Buol, Wahyu Setyabudhi, SH, mengatakan, terkait tentang Peta Jalan Implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah bertujuan untuk meningkatkan transparansi transaksi keuangan daerah, mendukung tata kelola dan mengintegrasikan sistem pengelolaan keuangan daerah dalam rangka mengoptimalkan pendapatan daerah.

“Keduanya meningkatkan efektifitas dan efisiensi belanja daerah. Serta ketiga, mendukung transaksi pembayaran digital masyarakat, mewujudkan keuangan yang inklusif serta meningkatkan integrasi ekonomi dan keuangan digital daerah,” imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut, Kaban Bapenda Wahyu Setyabudhi juga menyampaikan bahwa terselenggaranya acara hari ini merupakan kerja sama Pemerintah Kabupaten Buol dengan PT. Bank Pembangunan Daerah Sulteng sebagai Bank RKUD Kabupaten Buol.

“Dengan peluncuran perluasan kanal pembayaran pajak daerah dan retribusi daerah non tunai menggunakan Qris dan virtual account (VA), pemanfaatan teknologi kanal pembayaran digital ini kita harapkan bersama-sama akan mampu meningkatkan kecepatan dan kemudahan bertransaksi, meningkatkan akurasi data dan transparansi, yang akhirnya akan meningkatkan kualitas pelayanan public serta tingkat kepercayaan kepada pemerintah,” lanjutnya.

“Hal ini mendukung salah satunya dengan transaksi pembayaran non tunai pajak daerah dan retribusi daerah yang meningkat dari Tahun sebelumnya,”tutur Wahyu.

“Dengan melakukan penyesuaian aplikasi pembayaran retribusi daerah berbasis web secara online via kanal pembayaran Qris dan VA, bekerjasama dengan Bank Sulteng,” tambahnya.

Wakil Bupati Buol, Abdulah Batalipu saat me-Launching Program QRIs dan PBB melalui ATM, dalam sambutan dan arahannya mengatakan, di zaman yang serba digital seperti sekarang, pembayaran non tunai telah menjadi kebutuhan. Bahkan tidak sedikit orang yang tidak terbiasa membawa uang tunai.

“Dengan pembayaran pajak dan retribusi daerah menggunakan QRIS, bisa memberi fasilitas kepada masyarakat yang tidak terbiasa membawa uang tunai dalam bertransaksi,”ujar Abdulah.

“Kedepannya diharapkan bisa memaksimalkan pendapatan daerah. Dengan jaringan dan optimalisasi pembayaran non tunai, akan memudahkan proses pelayanan dan memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ucap Abdulah Batalipu.

Pada launching yang dibuka langsung oleh wakil Bupati Buol, Abdulah Batalipu disaksikan langsung oleh SKPD dan PT. Bank Pembangunan Daerah Sulteng sebagai Bank Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Kabupaten Buol.

Wakil Bupati Buol, Abdulah Batalipu setelah memberikan sambutan melakukan pemukulan Gong sebagai tanda Launching pembayaran pajak daerah dan retribusi daerah.

(Husni Sese)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *