Topikterkini.com.Buol – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Buol Sulteng, Moch Kachfi Mardjuni, S.Pi mengingatkan kepada masyarakat Nelayan yang akan menjalankan aktivitas di laut, agar selalu berhati-hati dan melihat perubahan cuaca. Mengingat saat ini curah hujan dan juga angin bertiup cukup kencang.
“Memang kita tidak bisa mengetahui apa yang akan terjadi kedepan. Namun setidaknya sikap waspada dan selalu berhati-hati dalam melakukan aktivitas harus diperhatikan,”ungkap Moch Kachfi kepada media ini, Sabtu 6 Agustus 2022.
Saat ini, kata Kadis DKP cuaca ekstrim di perairan laut wilayah Kabupaten buol cukup berbahaya bagi para nelayan jika tidak waspada, angin dan hujan serta angin dan ombak dapat mengancam keselamatan jiwa.
Pihaknya selaku Dinas Tekhnis menghimbau kepada seluruh warga nelayan agar tidak memaksakan diri untuk melaut ketika cuaca mulai buruk.
“Saya menghimbau kepada nelayan tangkap agar kiranya tidak memaksa diri saat hujan dan angin mulai turun. “ imbau Moch. Kachfi.
Ia mengingatkan untuk semua nelayan baik yang menggunakan kapal mesin maupun yang menggunakan perahu tradisional untuk melaut menangkap ikan harus selalu waspada dan memperhatikan situasi cuaca di langit yang kadang secara tiba-tiba berubah yang tadinya cerah menjadi gelap dengan awan tebal dan saat itu hujan dan angin turun yang di sertai ombak.
“Biasanya terjadinya musibah kepada nelayan di laut dikarenakan tidak memperhatikan kondisi cuaca, “ujar Moh Kachfi.
Untuk itu, Kadis DKP Buol terus menyampaikan kepada petugas di lapangan agar tidak putus -putusnya memberikan pemahaman kepada warga nelayan untuk tidak memaksa melaut saat cuaca buruk hal itu guna menghindari adanya kecelakaan atau musibah yang tidak diinginkan terjadi.
Pihaknya akan selalu berikan pemahaman kepada nelayan jika ingin melaut jauh dari musibah harus memperhatikan keadaan alam tiap hari utamanya di laut.
Bagi masyarakat yang akan beraktivitas di laut atau hendak menangkap ikan, tentu hal ini harus diperhatikan. Sebab ketika angin kencang, tentu ombak juga cukup tinggi.
“Sehingga ketika kita tidak berhati-hati, tentu akan sangat berbahaya,”pungkas Moch.Kachfi Mardjuni
(Husni Sese).











