TAKALAR, TOPIKterkini.com — Setelah kurang lebih dua bulan melakukan aktivitas usaha di Kabupaten Takalar, pabrik batching palant milik PT. Jenifer Utama Mandiri yang berlokasi di lingkungan Kammi, Kelurahan Pappa, Kecamatan Pattallassang,diduga mengabaikan keselamatan pengguna jalan, Senin (24/8/2022).
Tak bisa dipungkiri, kondisi ini pun tentu harus menjadi perhatian semua pihak tak terkecuali pemerintah setempat. Apalagi mengingat di perempatan jalan sebelum jembatan pappa itu merupakan area rawan terjadi kecelakaan, terlebih di lokasi itu minim rambu-rambu yang menandakan adanya aktivitas proyek.
Salah seorang pengguna jalan, Syahrul menyebutkan, kontraktor proyek tersebut telah mengabaikan keselamatan pengguna jalan. Semestinya, kata Syahrul, kontraktor tidak hanya sekedar mencari keuntungan, sementara tidak memperhitungkan kepentingan pengguna lalu lintas atau pengguna jalan.
“Jangan hanya taunya rekanan cari keuntungan, sementara tidak memperhitungkan kepentingan pengguna lalu lintas, disamping mencari keuntungan perhitungkan juga keselamatan pengguna jalan,” ujar Syahrul.
Sementara, ketua Forum Rakyat Takalar (Fortal) Sulsel, Musafir menuturkan bahwa sejak aktivitas proyek tersebut berjalan hingga hari ini belum juga dilakukan rekayasa pengaturan lalu lintas.
“Sejauh yang kami ketahui, memang ada biaya anggaran pengaturan lalu lintas untuk proyek seperti itu, namun hingga hari ini pihak terkait belum juga melakukan rekayasa pengaturan lalu lintas,” ungkap Musafir.
Hal itu sebagaimana diatur dalam UU No 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan, bahwa manajemen dan rekayasa lalu lintas dilaksanakan untuk mengoptimalkan penggunaan jaringan jalan dan
gerakan lalu lintas dalam rangka menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas dan angkutan jalan.
Perihal tersebut, pihak Polres dalam hal ini Satlantas Polres Takalar serta Dinas Perhubungan Takalar pun diminta agar segera mengambil sikap dan langkah tegas serta memanggil rekanan sebelum jatuh korban, karena kendaraan proyek bermuatan berat keluar masuk di jalan itu.(*)







