oleh

Bupati Tolitoli Pimpin Rapat Mediasi Kisruh Petani Plasma Sawit Dengan PT. CMP

Topikterkini.com.Tolitoli – Bupati Tolitoli Amran Hi.Yahya, didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra Anhar Dg. Mallawa SE bersama Kapolres Tolitoli yang diwakili Kabag Ops Kompol Nazaruddin, SH memimpin rapat mediasi antara perwakilan Forum Aliansi Petani Plasma Menggugat dengan pihak PT. Citra Mulia Perkasa dalam rangka penyelesaian sengketa plasma Sawit diwilayah Kecamatan Lampasio dan Ogodeide, pada Jumat Sore 30 September 2022 di Aula Suwot Pollimpungan Kantor Bupati Tolitoli.

Pada Kesempatan itu Bupati Tolitoli, menyampaikan bahwa rapat ini dilaksanakan dalam rangka mediasi untuk mencari solusi yang melahirkan kesepakatan antara para petani plasma Sawit dengan PT. CMP terkait waktu pembayaran hak para petani sesuai surat yang diperjanjikan kedua belah pihak dengan harapan melalui rapat ini kita akan mencari solusi dalam menyelesaikan persoalan dengan pikiran yang sehat dan kepala dingin.

Selanjutnya Anhar, selaku moderator memberi kesempatan kepada Direktur Perijinan PT. CMP dan TEN Saiful SH untuk memberikan penjelasan tentang sikap dan langkah penyelesaian dari pihak CMP. Dalam kesempatan itu Saiful menyatakan kesanggupannya untuk memberikan hak dari para petani pada bulan Januari 2023 setelah melakukan proses verifikasi terhadap semua lahan plasma beserta keabsahan alas haknya.

Senada dengan Saiful, Arifai Mappasulle, SH.,MH selaku Advokasi PT. CMP dan PT. TEN menegaskan bahwa pihaknya tetap akan memenuhi tanggungjawab dan kewajiban untuk menyelesaikan dan memberikan apa yang menjadi hak dari para petani plasma sesuai kesepakatan yang tertuang dalam ikatan surat perjanjian.

Menanggapi arahan Bupati Tolitoli dan pernyataan sikap oleh pihak CMP bersama Advokasi Hukumnya, Jasmin H. Ardhi selaku koordinator APPM menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Daerah yang sudah memfasilitasi dan memediasi APPM dengan pihak CMP dalam menyelesaikan permasalahan yang terjadi serta memberikan apresiasi atas niat baik dari pihak CMP. Jasmin juga meminta kepada para perwakilan APPM agar bersama-sama menahan diri dengan tidak membahas persoalan individu diluar konteks tuntutan penyelesaian lahan plasma melalui APPM dan berharap agar bersabar menunggu hasil kesepakatan bersama yang sudah dimediasi langsung oleh Bupati Tolitoli. Setelah mendengarkan keinginan dan pernyataan sikap kedua belah pihak, Bupati menegaskan agar kedua belah pihak dapat bersepakat untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi. Selain itu Bupati juga meminta kepada kedua belah pihak menghargai dan mentaati kesepakatan bersama yang telah dihasilkan dalam pertemuan hari ini.

“Saya ingatkan kedua belah pihak terutama CMP, jangan coba-coba melanggar kesepakatan bersama ini, kalau tetap ada yang melanggar pasti akan berhadapan dengan Pemerintah Daerah, tegas Amran. memahami dari penjelasan kedua belah pihak maka dari petani plasma berkeinginan agar dari pihak PT. Citra Mulia merespon apa yang menjadi keinginan para perani plasma yakni kesepakatan yang telah dibuat, sehingga Bupati mengatakan jangan ” coba-coba untuk melanggar janji yang telah disepakati, bilamana dilanggar maka akan berurusan dengan Pemerintah “.

Dengan harapan agar PT. citra Mulia perkasa betul-betul dapat mentaati perjanjian yang telah dibuat bersama dan kesepakatan itu dapat dipegang oleh Pemerintah Daerah, sesuai dengan aturan yang telah disepakati.

” Atas nama Pemerintah saya berharap kepada seluruh masyarakat khususnya para petani agar dapat menerima dan bekerjasama dengan baik setiap perusahaan yang masuk ke wilayah Kabupaten Tolitoli, demikian juga sebaliknya, Bupati juga minta kepada setiap perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Tolitoli bisa bersama-sama dengan masyarakat dan Pemerintah Daerah bahu membahu dengan semangat gotong royong membangun daerah Tolitoli tercinta ini demi untuk kesejahteraan seluruh masyarakat, harap Amran mengakhiri arahannya.

Anhar Dg. Mallawa SE selaku moderator dalam rapat tersebut menyimpulkan 3 hal, pertama; pihak PT. Citra Mulia Perkasa akan membayarkan hak para petani plasma kelapa sawit pada bulan Januari tahun 2023 setelah dilakukan verifikasi lahan plasma oleh pihak CMP, kedua; apabila kedua belah pihak yang telah bersepakat ada yang melanggar maka pihak tersebut akan berhadapan dengan Pemerintah Daerah dan Kepolisian dan yang ketiga; pertemuan berikutnya akan dilaksanakan empat hari kemudian untuk menyempurnakan dan menandatangani Berita Acara Kesepakatan antara pihak CMP dengan beberapa perwakilan APPM.

Turut hadir dalam pertemuan ini Kepala Dinas Perkebunan dan peternakan Moh. Nasir Dg. Marumu, S.Pt. SP., M.Si, mewakili Kepala Badan Pertanahan Nasional, mewakili Kepala Dinas Transmigrasi Kabuapten Tolitoli, Kepala Bagian Pemerintahan Setdakab Tolitoli dan jajarannya, Kepala Bagian Prokopim Setdakab Tolitoli, mewakili Kabag Hukum dan Perundang-undangan Setdakab Tolitoli, Kapolsek Ogodeide, Camat Lampasio, Camat Ogodeide, Kepala Desa Kamalu, Kepala Desa Oyom, Ketua Forum Aliansi Kelapa Sawit Kabupaten Tolitoli, Ketua Koperasi dan sejumlah perwakilan masyarakat Petani Plasma.

Sumber : Bagian Prokopim Setdakab Tolitoli

Laporan : Andi Iswana

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *