TOPIKTERKINI.COM|BANJARMASIN
BANJARMASIN – Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia (PW PII) Kalimantan Selatan melaksanakan Pembukaan Konfrensi Wilayah (KONWIL) PII Kalsel Ke-28 bertemopat di Kota Banjarmasin.
Pembukaan digelar di Aula Kayuh Baimbai, Jalan Martadinata pada Jumat (25/11/20220 sore. Kegiatan Konwil ke-28 akan berlangsung selama 3 hari dari tanggal 25-27 Nopember 2022.
Pada pembukaan tersebut Gubernur Kalimantan Selatan yang diwakili oleh Asisten Bidang Pemerintahan, Politik dan Hukum, Sultan SH MM dalam sambbutannya mengatakan.
“ pelajar Islam yang santun dan bermartabat disegala aspek kehidupan di masyarakat
Dirinya juga mengharapkan kepada pelajar maupun mahasiswa di Kalimantan Selatan untuk aktif dalam organsisasi salah satunya organisasi PII yang menjadi wadah untuk belajar dan mengembangkan diri.
“pengembangan diri bisa melalui jalur pendidikan maupun aktif dalam organisasi, salah satunya PII”
Sultan juga mengatakan jika organisasi Pelajar Islam Indoenesia yang telah ada dari tahun 1947 telah banyak berperan terhadap kemajuan pendidikan di Indonesia serta telah banyak melahirkan kader-kader berkualitas.
“dalam sejarah perjalanan sejarah panjang Indonesia, PII punya peran penting dalam ranah pendidikan terutama dalam melahirkan pemimpin-pemimpin bangsa,” katanya.
Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia (PII) Kalsel periode 2020-2022 Rizki Fadillah SH mengatakan jika pada Konwil kali ini mngambil tema “Terwujudnya Harmonisasi Gerakan PII Sebagai Fasilitator Pelajar di Kalimantan Selatan.”
Dirinya menekankan kepada seluruh peserta Konwil ke-28 yang terdiri dari peserta utusan dan peninjau Pengurus Daerah PII se Kalimantan Selatan untuk tertib dalam forum sidang dan mengedepankan musyawarah dalam setiap pengambilan keputusan.
“saya rasa tidak perlu ada lempara-lemparan kursi atau tonjok-tonjokan di forum konwil PII, karena kita PII bukan organisasi Politik dan tidak ada kepentingan politik didalamnya,” katanya.
“Kita PII punya tujuan yang mulia yaitu kesempurnaan pendidikan dan kebudayaan yang sesuai dengan Islam bagi seluruh rakyat Indonesia dan umat manusia,” tambahnya.
Hal tersebut juga dipertegas oleh Pengurus Besar PII, Suryadi, MPd, dirinya
“Jika terjadi perbedaan pendapat dalam forum, selalu selesaikan dengan kepala dingin,” ungkapnya.
Ketika ditanya apakah akan mendaftarkan kembali menjadi Ketua Umum, Rizki mengatakan jika dirinya menginginkan ada pemimpin baru yang lahir di Konwil sebagai penggantinya. Karena menurutnya salah satu keberhasilan pemimpin adalah dia yang bisa melahirkan pemimpin generasi selanjutnya.
“saya berharapa ada pemimpin baru yang melanjutkan estafet perjuangan PII Kalsel, karena saya menyadari salah satu keberhasilan pemimpin adalah dia yang melahirkan pemimpin baru,” katanya.
Sementara itu Walikota Banjarmasin diwakili oleh Asisten bidang Kerjasama dan Investasi, Husin Lutfi yang hadir pada pembukaan tersebut menyampaikan bahwa pihaknya sangat mendukung dengan dilaksanakannya Konfrensi Wilayah PII Kalsel yang pada kali Kota Banjarmasin sebagai tuan rumah.
“Kami Pemerintah Kota Banjarmasin sangat mendukung Kofrensi Wilayah PII kalsel ke 28 ini di Kota Banjarmasin,” ujarnya.
“saya menilai konfrensi ini mempunyai nilai strategis bagi kelembagaan dan dapat menjadikan kemajuan organisasi pelajar islam Indonesia Kalimantan Selatan,” tutup Husin Lutfi yang membacakan sambutan Walikota Banjarmasin.
Turut juga berhadir pada pembukaan tersebut Wakil Ketua Perhimpunan Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KB PII) Sofwat Hadi, Sekretaris KB PII Kalsel Chairul Anwar, dan para alumni-alumni PII lainnya.
Penulis : Hadiey
Editor : Nanda









