TOPIKterkini.com|Palu, Sebelumnya Badan Musyawarah Adat (BMA) Sulteng menggelar sidang adat ‘Ada Patangara To Kaili’ terhadap kontraktor PT Citra Palu Minerals (PT CPM) Musliman Malappa yang diduga telah melecehkan adat di Sulawesi Tengah pada 18 November 2022
Dewan Penasehat dan Pelindung Adat Sulawesi Tengah, Longki Djanggola, mengatakan kedepan masyarakat dan lembaga adat tetap tegakkan wibawa keadatan
” Saya harap kedepan, untuk masyarakat adat dan khususnya lembaga-lembaga keadatan tolong tetap ditegakkan wibawa keadatan, agar semua masalah masyarakat adat yang ada di wilayahnya bisa diselesaikan dengan baik dan benar,” ucapnya saat memberikan sambutan, bertempat di Sou Nu Ada Poboya, Minggu 27/11/22
Longki juga mengatakan, Mudah-mudahan kejadian ini hanya sampai disini dan tidak ada lagi kejadian lain
” Saya yakin dan percaya semua masyarakat-masyarakatnya bisa selalu bersilaturahim bisa berkomunikasi dan bisa menjaga hubungan silaturahim itu agar tidak akan ada lagi kesalahan-kesalahan yang bisa terjadi di wilayah masing-masing,” ungkapnya
Apabila ada suatu keinginan rembuklah bersama-sama dengan ketua dewan adatnya untuk menindaklanjuti kepada pemerintah atau kepada aparat-aparat teknis yang terkait.
“supaya semua permasalahan yang dilapangkan kita bisa selesaikan dengan damai, tidak perlu harus ribut, tidak perlu harus demo tidak perlu harus segala macam cara yang justru merugikan masyarakat adat itu sendiri,” tambahnya
Hadir pada kegiatan itu mewakili masyarakat keadatan poboya, Hidayat lamakarate, Wakapolres Palu, Pemkot Palu, Pemerintah Kelurahan Poboya, Dewan Adat Kota Palu, Sigi, Donggala dan Parimo serta Ketua Lembaga Adat Poboya dan Masyarakat
Laporan : Sukri











