BUOL

Dokter Ahli Mogok Pelayanan di poliklinik, Ada Apa di RSUD Mokoyurli Buol

1117
×

Dokter Ahli Mogok Pelayanan di poliklinik, Ada Apa di RSUD Mokoyurli Buol

Sebarkan artikel ini

Topikterkini.com.Buol – Hari Ini Kamis (30/3/2023) masyarakat yang akan berobat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mokoyurli Kabupaten Buol Provinsi Sulawesi Tengah Resah .Hal ini akibat Seluruh dokter Spesialis Rumah Sakit tersebut meniadakan sementara pelayanan Poliklinik.

Peniadaan pelayanan Poliklinik seluruh dokter spesialis yang berjumlah 10 orang dikarenakan wacana pengurangan insentif petugas medis dan perubahan penerapan jasa BPJS oleh management Rumah sakit.

Tentunya wacana tersebut menimbulkan protes keras dari seluruh Dokter spesialis yang bertugas di RSUD milik Pemda Buol tersebut. Informasi yang dihimpun sejumlah media, diketahui poliklinik yang melakukan penghentian pelayanan pasien yakni, Obsgyn (Obstetri Ginekologi) Interna (Penyakit Dalam) Pediatri (Penyakit Anak) Bedah Anestesiologi THT-KL Patologi Klinik Neurologi (Saraf)

Aksi Bungkam bekerja para Dokter tersebut berdampak dan menimbulkan keresahan pada seluruh Pasien dari berbagai wilayah  akibat tidak adanya pelayanan dari para dokter ahli di masing-masing Poliklinik.

Sejumlah media pun menghimpun informasi dan menemui salah satu sumber terpercaya yang enggan namanya disebut mengatakan:

” Sebenarnya bukan mogok total, kami para dokter spesialis hari ini tidak melayani poliklinik dan pasien non emergency. Tapi untuk pasien rawat inap dan emergency, tetap kami layani” tuturnya.

Menurutnya, aksi Mogot melayani para dokter ahli ini terkait wacana turunnya insentif dokter spesialis ASN. Namun hal belum terealisasi dikarenakan hingga saat ini belum diterima.

“Intinya kami masih ingin dipertemukan dengan PJ Bupati bersama sama manajement, karena tadi kami menolak keputusan regulasi perubahan pembagian jasa medis,” tegas sumber.

Sementara Direktur RSUD Mokoyurli, dr. Mariati Ismail Dikonfirmasi awak media mengatakan belum memberikan keterangan, “seluruh dokter dan pihak management rumah sakit Masi akan melakukan pertemuan bersama PJ Bupati.

” Untuk hal ini kami belum bisa memberikan keterangan apapun karena Management beserta para dokter ahli akan melakukan pertemuan dengan Pj Bupati” ujar Direktur RSUD milik pemerintah tersebut.

Lanjut dr. Mariyati, untuk mendapatkan pelayanan sementara seluruh pasien akan di tangani oleh dokter umum.

” Untuk pelayanannya saat ini di tangani oleh dokter Umum dan semua terlayani,” tutup dr. Mariyati Ismail.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *