Topikterkini.com_ Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab Agam Sumatera Barat, Drs. H. Isra, M. Pd, terus memacu Inplementasi Kebijakan Merdeka Belajar bagi sekolah di Kabupaten Agam.

Itu dibuktikan oleh Kadis Dikbud Kabupaten Agam dengan dibukanya Lokakarya Program Guru Penggerak Angkatan 8 dan terus memacu Inplementasi Kebijakan Merdeka Belajar bagi sekolah di Kabupaten Agam.
Dengan dibuktikan pada Hari Sabtu, 13 Mei 2023, Kadis Dikbud Agam Drs. H. Isra, M. Pd membuka Lokakarya Program Guru Penggerak Angkatan 8 bertempat di SMP.Negri 3 Lubuk Basung.
Kegiatan juga dihadiri Kepala Balai Guru Penggerak Provinsi Sumatera Barat, Sri Yulianti, M. Pd, Kacangin Pendidikan Prop Sumbar Wilayah I, Sekretaris Disdikbud Agam dan Kabid terkait.
Dalam sambutan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Agam, Drs. H.mengatakan Pemerintahan Kabupaten Agam sangat berkomitmen mendukung Program Guru Penggerak.ujarnya.
Ini terbukti dengan semakin banyaknya Guru Penggerak di Kabupaten Agam dan sampai saat ini dalam 3 Angkatan sudah tetcatat sebanyak 175 orang Guru Penggerak.
Khusus untuk angkatan 8, Program tersebut diikuti sebanyak 35 orang Calon Guru Penggerak mulai dari SD, SMP, SMA dan SMK.
Kadis menyampaikan bahwa, Guru Penggerak adalah pemimpin dalam proses belajar-mengajar yang membantu pertumbuhan dan perkembangan siswa secara menyeluruh, aktif, dan proaktif.
Dan memotivasi guru lainnya untuk menerapkan pendekatan belajar yang berfokus pada siswa dan menjadi contoh dan agen perubahan dalam ekosistem pendidikan.
Dijelaskan, bahwa Guru penggerak punya 5 peran, Menggerakkan komunitas belajar untuk rekan guru di sekolah dan di wilayahnya, menjadi pengajar praktik bagi rekan guru lain terkait perkembangan pembelajaran di sekolah.
Untuk mendorong peningkatan kepemimpinan murid di sekolah, membuka ruang diskusi positif dan ruang kolaborasi antara guru dan pemangku kepentingan di dalam dan luar sekolah.
Guna untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, Menjadi pemimpin pembelajaran yang mendorong well being ekosistem pendidikan di sekolah.
Diharapkan kepada seluruh peserta untuk dapat mengikuti kegiatan sampai berakhir yang akan berlangsung selama 6 bulan.
Dan semua peserta dapat lulus nantinya dan mendapatkan sertifikat sebagai Guru penggerak, hal ini sangat sejalan dengan program prioritas Pemkab Agam yang salah satunya mewujudkan pendidikan unggul untuk semua.(Syafrianto )







