Topikterkini.com, ROHIL – “Bupati Rokan Hilir (Rohil) Afrizal Sintong SIP menghadiri acara Wisuda V dan Milad Ke 11 tahun pondok pesantren Bidayatul Hidayah yang di pusatkan di Simpang Benar, Kecamatan Tanah Putih,” Senin 22 Mei 2023.
Acara Wisuda dan Milad pondok pesantren Bidayatul Hidayah di tandai pemotong tumpeng oleh Bupati Rohil Afrizal Sintong, didampingi oleh Kakan Kemenag Rohil, Asisten I dan III, Kadis Kominfo, Kadisdik, Kadis PUPR, Kasatpol PP, Kadisdukcapil, Camat Tanah Putih dan Tanah Putih Tanjung Melawan.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan ucapan Selamat kepada santri dan santriwati pondok pesantren Bidayatul Hidayah yang telah wisuda.
“Saya merasa bangga dengan pondok Bidayatul Hidayah, karena satu satunya pondok yang memiliki santri terbanyak se Provinsi Riau, yang menjadi kebanggaan Rokan Hilir,” kata Bupati.
Pemerintah Daerah tidak mungkin lepas tangan dan akan terus berupaya membantu pondok pesantren setiap tahunnnya sesuai dengan aturan yang belaku.
“Tahun ini kami anggarkan sebesar Rp.5 miliar untuk pembangunan jalan dan fasilitas pembanguan pesantren lainnnya,” terang Bupati.
Beliau juga berpesan kepada para santri dan santriwati untuk menjadi kebanggaan orang tua dan jangan mengecewakan orang tua. Sebab dengan biaya masuk pesantren yang mencapai 450.000 perbulannya, jangan lah di sia siakan harapan orang tua.
Bupati Rohil Afrizal Sintong juga menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk berkolaborasi dengan pondok pesantren Bidayatul Hidayah sebagai tuan rumah dalam pelaksanaan acara peringati Hari Santri Nasional yang akan di gelar pada tanggal 22 November 2023 mendatang.
“Kami dari Pemerintah Daerah mendukung secara penuh pelaksanaan peringatan Hari Santri Nasional yang nantinya dipusatkan di pondok pesantren Bidayatul Hidayah, Simpang Benar Kabupaten Rokan Hilir,” tegas Bupati.
Bupati berharap kedepannya pondok pesantren Bidayatul tidak hanya menjadi kebanggaan Rokan Hilir di Provinsi Riau, tapi juga dapat mencetak santri dan santri wati yang handal, berkualitas dan dapat bersaing di tingkat internasional.
( yusuf maulidi )











