NTB

Debu Merajalela, Truk Pengangkut Bahan Material Tambak Udang di Setop Warga Ijobalit dan Gres

405
×

Debu Merajalela, Truk Pengangkut Bahan Material Tambak Udang di Setop Warga Ijobalit dan Gres

Sebarkan artikel ini

Topikterkini.com.Lombok Timur— Gabungan masyarakat ijo balit dan masyarakat geres adakan aksi damai di salah satu jalan yang menuju tambak udang yang berlokasi di timba kedit tepat dengan perbatasan ijo balit dan geres, Kamis(27/07/2023).

Gabungan masyarakat ijo balit dan masyarakat geres menuntut PT LBB (Lautan Berkat Bersama) untuk melakukan pengerasan jalan yang berupa penimbunan dengan tanah dan batu kecil yang menuju tambak udang yang sedang di bangun karena di anggap merusak tanaman masyarakat yang berada di perbatesan ijo balit dan geres.

Massa aksi yang berjumlah 30 orang melakukan aksinya dengan cara memberhentikan mobil truk pengangkut material yang menuju tambak udang sehingga beberapa saat puluhan truk terlihat parkir di sepanjang jalan meskipun begitu aksi ini nampak lancar dan damai.

Warga memprotes karena tanaman yang di sekitar jalan akan menjadi rusak dan tanaman yang di jadikan pakan sapi tidak lagi di makan oleh sapi karena berdebu, terlihat hadir di acara aksi itu Warga pemilik lahan sekitar jalan,Polmas geres,Kasi Trantib Kecamatan Labuhan Haji,dan Kanit Intel Labuhan Haji

Mahsun Salah satu pemuda ijo balit yang ikut melakukan aksi damai mengatakan,
hari ini kami dari pemuda ijo balit dan geres melakukan aksi damai menuntut perusahaan LBB untuk melakukan pengerasan jalan, karena debu jalan ini sangat berdampak buruk bagi tanaman warga terutama pakan sapi, kelapa, kopi dll, Katanya, Mahsun.

“Sebelumnya juga kami telah melakukan aksi serupa ini mungkin yang ketiga kali namun kami selalu di bohongi(PHP),” Jelansanya.

” Tuntutan tidak di indahkan maka kami akan aksi besar – besaran ini, bahan material yang diangkut kaki suruh balik lagi,” Tegasnya.

” Memang kesepakatanya mereka akan menyiram jalan dan memasang alat penerang di sepanjang jalan namun sekarang dengan cara itu tidak efektif karena debunya yang sangat tebal,”
Ucapnya.

Diwaktu yang sama Bhabinkamtibmas geres riawan mengatakan, ya Kalau menurut kita ambil jalan tengahnya saja, istilahnya bagaimana solusi terbaik itu saja yang di ciptakan, nanti kita akan dengar tuntutan dari masyarakat dan akan kita fasilitasi bertemu dengan pihak perusahaan, Jelansanya.

“Kita akan dengar dulu apa yang di inginkan masyarakat jika ingin mediasi kita akan ushankan atau bagaimana selanjutnya mau musyawarah atau apa kita tunggu saja nanti,” Tutupnya.

 

Liputan: Nang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *