TOPIKTERKINI.COM.LOMBOK TIMUR— Pelaksanaan Kemah Kebangsaan yang dilaksanakan Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Lombok Timur (Lotim), 2-3 Desember 2023 di Kebun Raya Lemor, Kecamatan Suela menjadi pertanyaan besar anggota perangkat desa. Pasalnya dana yang dipungut dari desa-desa itu dinilai tidak transparan dan tidak jelas mekanisme penganggarannya.
“ Gak ada peningkatan kapasitas,” Katanya, Salah satu Anggota PPDI Lotim yang enggan di sebut namanya, Jumat,08/12/2023.
Ia menyebut, Bentuk laporan itu SPJ lengkap dengan faktur dan stempel bukan curhatan ke media. kan mereka punya RAB, Setiap rencana harus ada laporan realisasi penggunaan.
“ Kami menduga dana tersebut tidak semua di gunakan melainkan dana diduga banyak masuk di kantong Oknum panitia,” Tegansya.
“Tenda bocor, ga ada alas, tidur beralaskan rumput, nasi basi,” Jelansya.
“Intinya banyak keluhan di peserta,” Tandasnya.
Menanggapi hal tersebut Panitia Pelaksana PPDI Lotim Subarman mengatakan, Nasi banyak kita pesan bahkan lebih kita beli, Ucap, Panitia Pelaksana Subarman.
“ Ada kok bukti cahat Whatshap, bahwa saya kerahkan peserta untuk mengambil nasi yang sudah di sediakan,”’Jelasnya.
“ Ada memang sisa nasi yang agak basi kita sisihkan namun itu yang diambil peserta setelah itu kami ganti,” Terangnya.
“ Tidak ada hujan kemari intinya lengkap pasilitas kita sediakan untuk mensukseskan kegiatan PPDI ,” Tutupnya.
Liputan; RiL











