PADANG PANJANG,– Pemerintah Kota Padang Panjang melalui Bappeda kota menggelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Padang Panjang tahun 2025-2045 pada hari
Rabu 27 Desember 2023 bertempat di Hall Lantai 3 Balai Kota.
Adapun tema yang diangkat dalam kegiatan ini adalah”Padang Panjang Agamis, Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan” Kegiatan ini diikuti oleh beberapa organisasi masyarakat, tokoh agama, tokoh adat dan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemko Padang Panjang.
Dalam sambutannya penjabat (Pj) Wali Kota, Sonny Budaya Putra, A.P, M.Si menyampaikan bahwa, RPJPD adalah merupakan salah satu bagian penting dalam penyelenggaraan pemerintahan. Karena RPJMD adalah merupakan instrumen untuk memberikan pedoman dalam pelaksanaan pembangunan daerah selama 20 tahun ke depan.
“Dari segi finansial, sampai saat ini kita di daerah masih sangat bergantung dari pemerintah pusat. Oleh karenanya tidak mungkin kita membuat perencanaan yang tidak selaras dengan kebijakan Pemerintah Pusat. Untuk itu perlu keselarasan arah pembangunan guna mendukung capaian pembangunan nasional,” demikian diungkapkannya.
Seterusnya dinyatakannya bahwa forum konsultasi publik ini adalah merupakan wadah langkah bersama untuk menyusun dengan mendapatkan masukan dan saran dari organisasi masyarakat, tokoh agama dan tokoh adat berkaitan dengan rancangan awal untuk disempurnakan menjadi dokumen RPJPD sebagai acuan bagi kepala daerah untuk empat periode berikutnya.
“Tema yang diangkat adalah menuju Indonesia Emas 2045 yang disesuaikan dengan karakter Kota Padang Panjang. Kami berharap forum ini bisa memberi masukan terhadap rancangan awal RPJPD Padang Panjang 5ahun 2025-2045. Dengan demikian diharapkan dokumen yang disusun akan berkualitas dan berdayaguna, dan dapat menjawab permasalahan pembangunan,serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Padang Panjang,” demikian diharapkannya.
Sebelumnya, Kabid Ekonomi Sumber Daya Alam dan Insfrastruktur Bappeda, Erni Afni, ST, M.Sc menyebutkan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi dengan RPJPD 2005-2025 yang akan segera berakhir.
“RPJPD merupakan pedoman acuan bagi kepala daerah dalam visi dan misi. Kita berharap mendapatkan saran dan masukan dari pemangku kepentingan dalam penyusunan awal RPJPD 2025-2045 ini,” demikian disampaikannya.
Dalam kesempatan ini juga diserahkan penghargaan pemenang Pemberdayaan Masyarakat Award. Dengan pemenang, juara 1 Kelurahan Guguk Malintang. Disusul Tanah Pak Lambik dan Sigando sebagai juara 2 dan 3.
Juara harapan 1 Kelurahan Silaing Bawah, diikuti Ekor Lubuk dan Koto Katik sebagai harapan 2 dan 3.
( Zainal Warhat )







