BUOLSULTENG

Gelar Operasi Pasar Jelang Ramadhan, Kadis Perindagkop: Ini Fokus Pemda Buol

73
×

Gelar Operasi Pasar Jelang Ramadhan, Kadis Perindagkop: Ini Fokus Pemda Buol

Sebarkan artikel ini

Topikterkini.com.|Buol – Operasi Pasar jelang bulan suci ramadhan resmi dilaksanakan Pemerintah Daerah Kabupaten Buol melalui Dinas Perindagkop Kabupaten Buol, di halaman kantor Kelurahan Leok II, Kecamatan Biau, Buol, (4/3/2024).

Hadir dalam kegiatan operasi pasar jelang ramadhan antara lain Kepala Dinas Perindagkop Kabupaten Buol, Dra. Ikhlasiani Tonggil, MAP., beserta jajaran, Lurah Kelurahan Leok II Erwin Mangge, SH, beserta jajarannya, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindagkop Nurbaya Abdul Kadir, SE dan masyarakat Kelurahan Leok II.

Kepala Dinas Perindagkop Dra. Ikhlasiani Tonggil, MAP., melaporkan bahwa ketersediaan beras saat ini berjumlah 1.5 ton, minyak goreng 700 kg, dan gula pasir 700 kg dengan harga paket masing-masing Rp 150 ribu, Rp 15,000, dan Rp 14,000.

Pemda Buol memfokuskan tahap pertama pada pemenuhan kebutuhan bahan pokok dengan harga terjangkau, sementara tahap kedua kembali mengadakan pasar murah untuk mendukung persiapan Idul Fitri.

Kadis Perindagkop menegaskan komitmen pemerintah daerah Kabupaten Buol untuk menjaga stabilitas harga dan memberikan akses terhadap produk pokok secara merata, sebagai upaya konkret mendukung kesejahteraan masyarakat.

Lebih jelas, penggunaan Anggaran APBD tersebut disubsidi untuk operasi pasar di Kecamatan, berdasarkan komoditas satu paket, mencapai total Rp. 75,678,400.

Tujuan Operasi Pasar :

– Menekan laju inflasi, mengendalikan harga, dan stok barang kebutuhan pokok di Kabupaten Buol. Anggaran berasal dari APBD Kabupaten Buol Tahun 2024.

– Operasi pasar menjelang Ramadhan akan dilaksanakan di beberapa titik di wilayah Kecamatan Biau, Gadung, Bunobogu, Bokat, dan berakhir di Kelurahan Kulango di Kecamatan Biau.

– Operasi pasar Kab. Buol akan dilaksanakan dalam dua tahapan, menjelang Ramadhan dan 10 hari menjelang Idul Fitri tahun 2024, dengan total anggaran Rp. 75,678,400. Tahap awal direncanakan hingga tanggal 8 Maret 2024.

“Pemerintah berharap dapat menjalankan pasar murah sebanyak-banyaknya, terbagi dalam dua tahap, menjelang Ramadan dan 10 hari menjelang Idul Fitri.” tutup Kadis Perindagkop Dra. Iklasiani Tonggil, MAP.***

 

Laporan : MR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *