JENEPONTOVIDEO

Tak Ada Hujan dan Sumber Air, Ribuan Hektar Lahan Jagung di Jeneponto Mengalami Gagal Panen

172
×

Tak Ada Hujan dan Sumber Air, Ribuan Hektar Lahan Jagung di Jeneponto Mengalami Gagal Panen

Sebarkan artikel ini

TOPIKTERKINI.COM – JENEPONTO | Ribuan Hektar Lahan Jagung di sejumlah desa di Kecamatan Bangkala Barat Kabupaten Jeneponto Provinsi Sulawesi Selatan mengalami Gagal Penen

Hal tersebut terjadi akibat tidak adanya sumber air dan tidak adanya hujan Sejak Dua Bulan terakhir, Sejak awal Bulan April hingga akhir Mei 2024

DG. SIKKI, Salah satu petani jagung di Kelurahan Bulujaya Kecamatan Bagkala Barat Kabupaten Jeneponto, Kepada media ini menuturkan bahwa sudah hampir dua bulan ini tidak ada hujan sehingga banyak jagung yang meti karena kekeringan

“Hampirmi dua bulan ini tidak ada hujan, jadi banyak jagung yang mati karena kekeringan” Terangnya, Selasa 28/05/2024

Ia juga menjelaskan bahwa, adapun jagung yang masih bisa bertahan dan belum mati hingga saat ini hanya yang memiliki sumber air

“Adapun Jagung yang masih bisa bertahan dan belum mati hingga saat ini hanya yang memiliki sumber air seperti Sungai, Sumur Bor dan Embung”, Lanjutnya

Ia pun menerangkan bahwa, Akibat kondisi kemarau tersebut, para petani mengalami kerugian yang cukup besar

“Para Petani jagung mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah akibat kondisi ini, apalagi modal awal untuk tanaman jagung ini terbilang cukup besar, Mulai dari pengolahan Lahan, Bibit, Racun, Pupuk dan upah pekerja saat menanam” Pungkasnya

Ia berharap kepada pihak pemerintah dalam hal ini dinas terkait agar lebih perhatian dan bisa mengantisipasi masalah seperti ini

“Mewakili Para petani, Kami berharap agar pihak pemerintah dalam hal ini Dinas terkait agar lebih memperhatikan dan memgantisipasi masalah seperti ini, dengan memprogramkan pembuatan Sumur Bor Pertanian, Pembuatan Embung dan lain-lain yang bisa menjadi sumber air untuk mengairi persawahan atau perkebunan milik petani di Jeneponto, Harapnya

“Kami melihat beberapa tahun terakhir ini banyak pembagian mesin pompa air untuk petani di jeneponto, tapi sekarang permasalahannya adalah sumber airnya yang kurang, sehingga kami berharap agar pihak pemerintah juga membantu kami terkait sumber airnya, agar mesin pompa air yang petani terima, penggunaanya bisa berjalan dengan maksimal, Tutupnya

Laporan: Supardi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *