Oleh : Dr. Robi Nurhadi.,SIP.,MSi, PhD (Ketua Partai Perubahan)
Topikterkini.com.|Jakarta – Kurang Lebih dari 15 tahun keahliannya didedikasikan di berbagai lembaga pemerintahan (DPRD DKI Jakarta 2007-2017; DPD RI 2008-2012; Pimpinan MPR RI 2014-2016; Kemenko Polhukam, Kemenhan, Kemendikbudristek dan lembaga negara lainnya).
Saat Pak Anies Baswedan sebagai Menteri Pendidikan RI, ia bertugas sebagai salah satu dari 9 Anggota Tim Penjamin Kualitas Reformasi Birokrasi Nasional di bawah pengarahan langsung Wakil Presiden Republik Indonesia atau sebut saja “Tim 9 Wapres”.
Ia juga berpengalaman dalam menyeleksi Jabatan Eselon 1 dan 2 Kementerian/Lembaga selama menjadi Tim Ahli Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB).
Sewaktu Pak Anies menjabat Gubernur DKI Jakarta, ia membersamainya sebagai salah satu Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta sekaligus menjadi salah satu wakil umat Islam di Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) DKI Jakarta.
Pada sebagian waktunya, ia menjadi pegiat sosial di lembaga-lembaga sosial-kemasyarakatan dan pendidikan, seperti Nahdlatul Ulama (NU), Dewan Dakwah Islam Indonesia (DDII), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI), Dewan Koperasi Indonesia (DEKOPIN) dan lain sebagainya.
Ia juga seorang “diplomat swasta” bagi Indonesia di pentas internasional saat menjadi dosen tamu di Department of Administrative Studies and Politics, Faculty of Economics and Administration, Universiti Malaya.
Lanjut, Juga saat bersilaturahim dengan para ulama, akademisi, pengusaha dan pejabat pemerintah di Selatan Thailand, Singapura, Laos, Australia, Mesir, Arab Saudi, Ukraina, Turki dan lain sebagainya. (Tim).











