DAERAHDuniaNTBPENDIDIKAN

Atasi Kesulitan Belajar, MAN 1 Lotim Bagikan 21 Ribu Buku Mapel Ke Siswa

433
×

Atasi Kesulitan Belajar, MAN 1 Lotim Bagikan 21 Ribu Buku Mapel Ke Siswa

Sebarkan artikel ini

TOPIKTERKINI.ComLOMBOK TIMUR—Dalam rangka membantu mengurangi beban wali murid dan dalam upaya memudahkan siswa memahami materi ajar dan juga sebagai salah satu sumber belajar siswa, MAN 1 Lotim membagikan buku mapel ke para siswa dengan jumlah buku yang dibagikan sekitar 18 sd 21 buku mapel untuk seluruh siswa dari kelas X, XI dan XII dengan jumlah siswa sekitar 1150 siswa.

“Ada 21 ribuan buku yang dibagikan dengan status pinjam pakai selama 1 tahun dan akan dikembalikan lagi setelah kenaikan kelas,” Ujar, Waka Kurikulum MAN 1 Lotim Mahpuz, S. Pd,21/07/2024.

Ia menyebut, Buku sebanyak ini dulu anggarkan dari anggaran BOS dan anggaran lainnya yang dicicil secara bertahap sekitar 4  tahun termasuk semua buku mapel IKM. Untuk buku yang rusak atau semacamnya berusaha kita permak lagi dan yang hilang, rusak parah kita belikan lagi untuk dapat dimanfaatkan siswa sebagai sumber belajar.

Lanjut Mahpuz, pembagian buku bagi siswa selalu kita lakukan diawal tahun pelajaran, yang dibagikan secara terjadwal dan tentu ada komitmen siswa yang harus dikawal agar siswa bertanggungjawab untuk bisa merawat buku yang dibagikan ini supaya bisa dimanfaatkan dengan baik.

“Buku- buku ini mengacu pada kurikukum Merdeka  pada kelas X dan XI sedangjan pada kelas XII mengacu pada kurikulum 2013,” Katanya.

Masih katanya dia, Sementara itu  untuk buku PAI seperti SKI, akidah akhlak, fiqih, qur’an hadist dan bahasa arab  tetap memgacu  pada KMA 183 dan 184. Dan dari total buku  mapel yang kita distribusikan ke siswa sekitar 21 ribu lebih karena siswa MAN 1 Lotim sejumlah 1150 orang rata_rata akan dibagikan  buku perorang sekitar 18 sd 21 buku mapel.

“Kita berharap buku ini bisa dimanfaatkan maksimal oleh siswa dan guru sebagai sumber belajar termasuk sumber belajar lainnya. Karena sekarang sumber belajar sangat banyak terutama setelah setelah berkembang pesatnya internet dan sejenisnya, tinggal siswa manfaatkan dengan baik sebagai sumber belajar agar siswa lebih mudah memahami materi, membantu siswa dalam mengerjakan tugas dan seterusnya ungkap Mahpud,” Harapanya.

Sementara itu, kepala MAN 1 Lotim M Nurul Wathoni menyampaikan bahwa buku merupakan sumber belajar utama bagi siswa dan guru dalam pembelajaran karena itu sejak 2018 kita ikhtiarkan program penyiapan buku bagi siswa secara bertahap dan terahir kita lengkapi tahun 2023 kemarin sehingga seluruh buku mapel bisa dimiliki oleh semua siswa.

“Terlebih sejak tahun 2018 di MAN 1 Lotim, kami melarang guru jual buku, diktat, modul termasuk LKS sebagai amanat regulasi dan siswa juga dilarang  beli kalau ada guru yang jualan karena itu pihak madrasah berusaha untuk secara bertahap menyiapkan buku mapel melalui pengadaan payung LKPP yang kalau di kemenag melalui ABSAH termasuk kita mendorong siswa untuk memiliki file buku digital yang telah didistribusikan pihak kemenag RI dan kemendikbud sehingga tidak ada alasan siswa untuk mengatakan tidak punya buku, kesulitan belajar atau semacamnya. Pentingnya buku ini juga dalam upaya mengatasi kesulitan belajar siswa termasuk memudahkan siswa untuk menyelesaikan tugas maupun memudahkan siswa untuk melakukan pendalaman materi,” Jelasnya.

“Kita berharap buku-buku pelajaran ini bisa dimanfaatkan maksimal oleh siswa dan bapak ibu guru agar ketercapaian tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan dapat tercapai secara optimal. Dan buku ini bisa dirawat oleh siswa agar nanti setelah selesai kenaikan kelas dapat dimanfaatkan oleh adik kelasnya jika kurikulumnya tidak berubah dan program bagi buku ini juga untuk meringankan beban wali murid supaya tidak mengeluarkan biaya tambahan untuk beli buku atau sejenisnya,”Tutupnya.(TT).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *