TOLITOLI

Video Viral Terkait Protes Siswa Mahalnya Pakaian Seragam, Kepsek SMK 1 Baolan Angkat Bicara 

283
×

Video Viral Terkait Protes Siswa Mahalnya Pakaian Seragam, Kepsek SMK 1 Baolan Angkat Bicara 

Sebarkan artikel ini

Topikterkini.com.Tolitoli – Tanggapan Pihak Kepala sekolah dan Menindak Lanjuti terkait permintaan dari Kajari Tolitoli Albertinus P. Napitupulu, Dengan adanya vidio yg beredar ada siswa yang tidak mampu untuk melanjutkan Sekolah dijenjang perguruan tingkat Atas dikarenakan Seragam sekolah yang begitu mahal , Kajari meminta agar Anak tersebut bisa terkodinir masuk Sekolah.

Kepala Sekolah Mudasir, dalam tanggapan nya saat disambangi awak media di ruangan nya menyampaikan bahwa anak yang sempat viral tersebut sudah bisa bersekolah Hari ini, setelah pihak sekolah dan orang tua siswa melakukan pertemuan dan pihak sekolah sepakat untuk membantu sebagian seragam buat anak tersebut seperti Pakaian Olahraga dan Seragam batik, dan untuk seragam lain nya Kepsek mengatakan bisa memakai seragam Bekas asal itu masih layak sampai bisa mengadakan seragam yang baru nantinya.

Pihak sekolah tidak akan memberatkan orang tua murid selagi anak tersebut betul betul ingin bersekolah dan serius dalam belajar sesuai jurusan keahlian yang dipilihnya, ungkap Kepsek Mudasir.

Menanggapi beragam isu yang beredar terkait seragam yang mahal, Nota kosong dan surat rekomendasi dari sekolah dan belum adanya rapat komite yang dilakukan oleh pihak sekolah terkait jumlah harga seragam yang akan dibayarkan.

Begini tanggapan Kepsek, dengan viralnya beberapa waktu lalu terkait seragam sekolah yang mahal, kenapa pihak sekolah tidak melakukan rapat komite bersama orang tua murid, karena pada saat itu kepsek Mudasir berasa diluar kota yg tidak memungkinkan untuk melakukan rapat sedangkan waktu ajaran baru sudah dimulai, terkait adanya Nota kosong, alasan kepsek yakni tidak berani menentukan harga karena ini menyangkut uang yang mana bisa memicu hal tidak baik.

Adapun alasan dari pihak penyedia barang meminta rekomendasi dari pihak sekolah agar memudahkan pihaknya untuk melakukan pelayanan dikarenakan sekolah tersebut memiliki 5 seragam yang harus disiapkan dengan jumlah siswa yang Banyak, yang menjadi sorotan kenapa mahal, itu dikarenakan permintaan wali murid biasanya ingin kualitas seragam yang bagus dan bisa tahan lama, namun pihak sekolahpun tidak memberatkan kepada wali murid untuk membeli ditempat lain sesuai yang diinginkan asal seragam itu sama terutama pada seragam jurusan yg dipilih.

Kepala sekolah mengatakan apa yang terjadi kemarin merupakan bahan untuk introspeksi diri dan pihak sekolah agar ebih berhati hati dalam mengambil sikap dan harus melibatkan pihak komite. Setelah dilakukan kesepakatan antar pihak sekolah, dinas pendidikan dan kejaksaan untuk kedepan nya pihak sekolah sudah menyerahkan sepenuhnya kepada wali siswa agar pembelian seragam diadakan sendiri tanpa harus ada lagi Surat rekomendasi dan Nota dri sekolah lagi. “Imbuh Kepsek Mudasir”

Liputan: Andis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *