BeritaDAERAHEKONOMINTB

Hajat Masyarakat Selatan Terwujud SPAM Pantai Selatan Beroprasi

68
×

Hajat Masyarakat Selatan Terwujud SPAM Pantai Selatan Beroprasi

Sebarkan artikel ini

TOPIKTERKINI.Com LOMBOK TIMUR—Kini hajat yang di idamkan warga selatan sudah terwujud dan di nikmati sekarang. SPAM pantai selatan sudah beroprasi dan air tersebut sudah mengalir ke beberapa titik di wilayah selatan.

Dimana debit air tersebut tidak besar namun bisa membantu masyarakat sebagian nya untuk mengatasi kekeringan ini.

Di tahun 2025 akn di maksimalkan untuk beberapa titik yang yang di menerima manfaat tersebut.

“Spam pantai selatan sudah terisi dan sudah mengair ke masyarakat kita di beberapa wilayah di selatan,” Ujar, Kabid PUPR Lotim Rozikin,10/09/2024.

Ia mengatakan, saat ini belum ada anggaran untuk mengalirkan SR ini dari 200 Sr yang ke Ekas di tahun 2025 dan kami kejar dan maksimalkan.

“ Ditahun 2023 ada 440 penerima manfaat untuk di desa batur nampar dengan 200 SR,” Katanya.

“Air yang di gunung malang semoga saja di tahun 2025 bisa mengalir ke sana,” Harapanya.

Dimana SR di tahun 2023 ini dari DAK untuk bebepa wilayah di selatan seperti di Desa

  1. Desa Wakan 440 SR
  2. Desa Batu nampar 500 SR

“Alhamdulillah reservoar yang ada di Gunung Malang dan Sukaraja sudah terisi akan tetapi reservoar yang ada di Gunung Malang belum bisa di alirkan, terkendala anggaran yang akan di gunakan untuk mengalirkan ke saluran rumah (SR), insyallah akan di anggarkan di tahun 2025 untuk 200 SR di Ekas ,”Lebih jelasnya.

Dirinya menyebutkan, bahwa saat ini dalam upaya pengejaran anggaran UTA guna menutupi 3,140 ini sedang di usahakan.

“Yang di Gunung Malang ini belum ada pipa untuk kita gunakan mengalirkan, namun yang di Sukaraja airnya ini akan mengalir ke beberapa wilayah seperti Wakan, Suka Damai dan Batu Nampar, ” Jelasnya.

Lebih lanjut Rozikin, yang sudah di bangun di 2023 di Desa Wakan 440 yang sumber dananya dari DAK, sedangkan Di Desa Batu Nampar ada 500 SR, sedangkan rencana untuk 200 SR di Tahun 2025 akan di alirkan ke Ekas.

“Air yang sudah di Gunung Malang itu mudah mudahan bisa di alirkan, semoga ada tambahan anggaran karena kita masih terhutangi 3,140 dengan debit yang sudah ada 50 liter perdetik ini kita masih terhutang 3,140 SR, Desa Sukaraja saja 400 SR itu dari  APBN bantuannya,” Tandasnya.

Masih kata dia, untuk debit sendiri masih normal, dari tibu Krodet sampai ke Selatan di perkirakan panjang sekitar 50 Km, untuk saat ini yang di gunakan hanya Tubuh Krodet. Demikiannya.( TT).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *