NTB

Kadis Prindag Lobar : Hasil Karya IKM WANITA PETANI TEMBAKAU, Siap Bersaing di Pasar Tradisional Dan Modern

77
×

Kadis Prindag Lobar : Hasil Karya IKM WANITA PETANI TEMBAKAU, Siap Bersaing di Pasar Tradisional Dan Modern

Sebarkan artikel ini

Topikterkini.com LOMBOK BARAT  (NTB) : Melalui Dinas perdagangan Kabupaten Lombok Barat  (DISPRINDAG) Pemda Lobar terus memberikan berbagai macam bentuk kepedulian terhadap masyarakat Lobar.

Terbukti disprindag memberikan pelatihan pola dasar menjahit bagi IKM WANITA PETANI TEMBAKAU (DBHCHT)  yang di laksanakan di  Desa kebon Ayu Kecamatan Gerung (30 oktober s/d 5 November 2024).

 

Di acara tersebut hadir kepada dinas  Perindustrian dan Perdagangan dan Sekertaris beserta jajarannya. Dalam sambutannya  kadis prindag  sangat mengapresiasi kegiatan ini dan berharap bisa mendapatkan karya karya yang masuk dalam kriteria yang  masuk dalam kategori pemasaran  ungkapnya.

 

H. Mahsum juga menambahkan bahwa kegiatan yang berlangsung selama 5 hari ini memberikan dan Terbentuknya pemberdayaan bagi masyarakat lombok barat, apalagi ini di laksanakan di  showroom kita yang ada di desa kebon Ayu Kecamatan Gerung.

Dimana tempat ini sebagai sentral  pembinaan, dan kebetulan pada hari ini ada 25 orang peserta dimana “kelompok petani tembakau” mau belajar untuk menjahit, walaupun mereka mulai dari pola dasar

Tapi alhamdulillah,..

Hasil karya dari mereka sangat luar biasa, dan sangat layak untuk di pasarkan.  Di tingkat pasar tradisional walaupun pasar modern terangnya.

 

Kadis prindag juga berharap, agar kedepannya masyarakat Lombok Barat di himbau untuk terus meningkatkan kualitas hidup yang lebih baik dan jangan pernah malu untuk belajar,  dan berharap untuk semua masyarakat agar bisa memakai produk lokal atau hasil karya anak negeri karena pola dan desain bisa bersaing dengan produk luar imbuhnya.

 

Kegiatan ini juga di dampingi instruktur Langsung oleh ahlinya yaitu seorang  desainer.

Di temui Awak Media Topikterkini.com di lokasi kegiatan

Ibu “SRI WAHYUNI”  memaparkan bahwa Alhamdulillah dalam kegiatan ini tidak ada kesulitan walaupun pada dasarnya  kelompok ibu ibu ini besiknya adalah petani tembakau yang mau belajar menjahit.

Dalam kegiatan ini bukan hanya berfokus belajar menjahit, tapi juga bagaimana cara mendesain sampai menjadi produk jadi yang siap bersaing di pasaran tegasnya.

“YUNI” sapaan akrabnya menjelaskan bahwa yang paling berkesan dalam kegiatan ini adalah  kekompakan dan terus mau bekerjasama dengan baik,mau menerima semua masukan masukan, mau mengesampingkan Ego mereka untuk belajar teknik yang baru, karena di dunia Fasion selalu berubah dan berkembang setiap tahunnya  ucap bu yuni sambil  memuji anak didiknya.

Dan Ini perlu untuk menambah teknik dalam menjahit .

 

Yuni berharap sama semua anak didiknya untuk melanjutkan terus belajar di rumah dan  karena untuk membuat diri kita menjadi sukses atau maju bukan dari orang lain,Melainkan dari diri kita sendiri tutupnya.

 

Liputan :Foel/TT-01.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *