BANTAENGBeritaDAERAH

KPU Gandeng Bawaslu Gelar Kemah Demokrasi

66
×

KPU Gandeng Bawaslu Gelar Kemah Demokrasi

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

TOPIKterkini.com–Bantaeng; Komisi Pemilihan Umum (KPU) gandeng Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bantaeng gelar kemah Demokrasi di Kawasan Wisata Pinus Rombeng Desa Bonto Lojong Kecamatan Ulu Ere Kabupaten Bantaeng, Senin 18/11/2024.

Kemah Demokrasi yang bertajuk “Belajar dari alam,membangun kolaborasi dalam menjaga Demokrasi” dihadiri lebih dari 200 personil yang terdiri dari Penyelenggara teknis PPK dan PPS serta penyelenggara pengawasan Panwascam se Kabupaten, berlangsung selama dua hari.

 

Oplus_131072

Ketua Divisi Sosialisasi, SDM dan Parmas KPU Bantaeng Aspar Ramli mengatakan melalui giat ini diharapkan dapat terbangun Sinergi antar Penyelenggara pemilihan mulai dari PPS, PPK dan Panwas.

“Kegiatan Kemah Demokrasi ini kami kemas dalam bentuk outbond.
Dengan Tema Belajar dari Alam, Membangun Kolabirasi dalam menjaga Demokrasi” kata Aspar.

Lebih jauh dikatakan Aspar, bahwa berdasarkan UU Pemilu Nomor 7 Tahun 2017 disebutkan penyelenggara pemilu dan pemilihan itu dilaksanakan oleh 3 lembaga Yakni KPU, Bawaslu dan DKPP maka sesuai dengan tema, belajar dari alam ini, kita membangun kolaborasi dan sinergitas diantara ketiga lembaga penyelenggara dalam menjaga demokrasi, tambah Aspar.

Ketua KPU Bantaeng periode 2018-2023 Hamzar Hamna menyampaikan Kolaborasi adalah interaksi antara 2 orang atau lebih untuk menjalin kerja sama untuk tujuan yang sama sehingga kita berkolaborasi.

Lanjut kata Hamzar, Kenapa berkolaborasi dalam pilkada itu penting, karena tidak ada sejarahnya pilkada sukses hanya karena ada kpu ppk dan pps. Harus ada keterlibatan orang lain (stakeholder, Red)

Stakeholder utama yaitu penyelenggara, selain itu ada pemilih dan peserta pemilihan itu sendiri Stakeholder inti, tentara, polisi dan pemerintah setempat. Penyelenggara harus menjalin komunikasi dengan ketiga stakeholder inti ini.

Ppk dan pps harus menjunjung tinggi asas pemilihan, Kolaborasi positif penting dipelajari seorang Penyelenggara harus kuasai 2 ilmu yaitu ilmu berbicara dan ilmu mendengar sesama penyelenggara bangun ilmu skill mendengar teman. Jangan hanya kita yang ingin di dengarkan begitu cara membangun kolaborasi yg positif, tandasnya. (AR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *