TOPIKTERKINI.Com LOMBOK TIMUR—Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Lombok Timur menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) se-kabupaten Lombok Timur,21/11/2024.
Acara yang berlangsung di Rupatama 1 Kantor Bupati ini bertujuan untuk mengoptimalkan pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) pada tahun 2024. Rakor ini dihadiri oleh Kepala Pelaksana Baznas Lotim, pengurus UPZ dari berbagai instansi, kepala OPD, dan Tokoh Agama.
Dalam acara tersebut, Kepala Pelaksana Baznas Lombok Timur, Abdul Hayyi Zakaria, menyampaikan prinsip pengelolaan ZIS yang mengedepankan rasa aman secara syar’i, regulasi, dan NKRI bagi masyarakat.
Lebih lanjut ia menjelaskan terkait potensi zakat penghasilan (ASN, DPRD, dan BPBJ) Kabupaten Lombok Timur bisa mencapai Rp. 20.610.000.000,- dengan besaran capaian tersebut dan berdasarkan capaian pengumpulan tahun 2023, maka ditetapkan target pengumpulan untuk tahun 2024 sebesar Rp. 19.150.000.000,-. Dari target tersebut, realisasi pengumpulan dari bulan Januari sampai bulan November 2024 sebanyak Rp.15.695.783.852,-.
Abdul Hayyi menekankan pentingnya sinergi antara UPZ dan BAZNAS dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menunaikan kewajiban zakat sehingga target pengumpulan ZIS tahun 2024 dapat dioptimalkan.
Pengumpulan hasil ZIS tersebut nantinya akan di distribusikan melalui program-program, diantaranya Baznaz Lotim Cerdas ( santunan guru honorer, dan biaya pendidikan SD-S1 ), Baznaz Lotim Peduli (bantuan LKSA, tanggap Bencana ), Baznaz Lotim Sehat ( bantuan biaya pengobatan dan alat kesehatan ), Baznaz Lotim Religius ( santunan guru ngaji, marbot, dan pembangunan sarana ibadah ), dan Baznaz Lotim Berdaya ( bantuan modal usaha ).
Selain itu, pada Rakor tersebut juga membahas strategi dan program kerja tahun 2024, termasuk peningkatan layanan kepada masyarakat, transparansi pengelolaan dana, dan inovasi digital dalam pengelolaan zakat, termasuk penggunaan aplikasi berbasis online untuk memudahkan masyarakat dalam mendistribusikan ZIS.
BAZNAS Lombok Timur optimis, dengan sinergi yang kuat antara UPZ dan berbagai pihak, target pengumpulan ZIS tahun 2024 dapat tercapai, sehingga manfaatnya bisa dirasakan lebih banyak oleh masyarakat yang membutuhkan.(TT).











