MAKASSAR

BPBD Makassar Dan Dinsos Sulsel Salurkan Bantuan Kepada Warga Terdampak Banjir

124
×

BPBD Makassar Dan Dinsos Sulsel Salurkan Bantuan Kepada Warga Terdampak Banjir

Sebarkan artikel ini

Topikterkini.com-Makassar- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar pada Senin lalu (16/12) mencatat sebanyak 6 Kecamatan terdampak banjir di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

“Berdasarkan laporan tim kaji cepat BPBD Kota Makassar, data terdampak 6 Kecamatan, 6 Kelurahan, 13 titik tergenang,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Akhmad Hendra Hakamuddin dalam keterangannya, Senin (16/12/2024).

Adapun 6 Kecamatan yang terdampak banjir, kata Akhmad Hendra, yakni Kecamatan Manggala, Panakkukang, Biringkanaya, Tamalanrea, Makassar dan Wajo.

Saat ini, katanya, sudah ada 7 titik pengungsian yang ditempati oleh warga.

“Data pengungsi 4 Kecamatan (Manggala, Panakkukang, Wajo, Makassar) di 6 Kelurahan, 156 kepala keluarga, 577 jiwa, 7 titik pengungsian,” urai Hendra.

Dalam laporannya, BPBD Makassar mencatat total 173 warga mengungsi di Kecamatan Manggala, 50 warga mengungsi di Kecamatan Wajo.

Selain itu, ada 255 orang dievakuasi di Kecamatan Makassar. Sementara di Kecamatan Panakkukang tercatat 127 warga mengungsi.

“Sekarang BPBD tengah melakukan penyaluran bantuan logistik kepada korban banjir, pemantauan titik rawan banjir. Personel Carester melakukan pendataan update jumlah masyarakat yang mengungsi dan kondisi wilayah,” terangnya.

BPBD juga mempersiapkan evakuasi dengan menyediakan perahu karet untuk menyisir lokasi banjir jika ada masyarakat yang membutuhkan.

“Evakuasi warga dengan menggunakan perahu karet dan perahu polyethlene. Pendampingan warga di lokasi pengungsian,” imbuhnya.

     Kepala Dinas Sosial Sulsel, Abdul Malik Faisal

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Abdul Malik Faisal, memberikan informasi terkini mengenai penanganan banjir dan pengungsi di Makassar, Senin (16/12//2024).

Ia juga menjelaskan kunjungan mendadak yang dilakukan Pj. Gubernur Sulsel, Prof Zudan Arif Fakrulloh ke beberapa titik pengungsian, Senin dini hari kemarin.

“Pj. Gubernur melakukan kunjungan spontanitas untuk melihat langsung kondisi di lapangan berdasarkan laporan yang kami terima mengenai lima titik pengungsian di Makassar,” ujar Malik Faisal kepada awak media.

Lebih lanjut Malik menerangkan, salah satu lokasi pengungsian terbesar berada di Landak Baru, yang kini menampung 225 jiwa dari 59 kepala keluarga, termasuk 75 anak di bawah usia lima tahun.

“Mayoritas pengungsi terdiri dari anak-anak, lansia, dan individu yang sedang sakit,” terangnya.

Dalam kunjungannya ke beberapa titik pengungsian, Pj. Gubernur Prof Zudan Arif Fakrulloh secara pribadi menyediakan bantuan makanan.

“Beliau mengantarkan bantuan sendiri dengan membeli makanan seperti roti serta minuman hingga tengah malam dan membagikannya kepada masyarakat di tempat pengungsian,” jelas Malik.

Dinas Sosial Provinsi Sulsel bersama Dinas Sosial Makassar terus memantau perkembangan situasi dan mendistribusikan makanan siap saji kepada para pengungsi untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka.

“Kami berharap dengan adanya kolaborasi dari berbagai pihak, para pengungsi dapat segera kembali ke kehidupan normal dan mendapatkan bantuan yang diperlukan,” tutup Malik.

Laporan: Arief Rahman/Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *