JENEPONTO

Menelusuri Inspirasi Moderasi Beragama di Australia

203
×

Menelusuri Inspirasi Moderasi Beragama di Australia

Sebarkan artikel ini

Sidney, Australia – Dalam sebuah perjalanan penuh makna, Wardah Nuroniyah, Guru Besar Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, menjelajahi keindahan dan keragaman Sydney selama tujuh hari mulai 27 Desember 2024 hingga 2 Januari 2025.

Penelitiannya berfokus pada komunitas diaspora Indonesia dan bagaimana mereka berkontribusi pada moderasi beragama dalam konteks multikultural Australia.

Setibanya di Sydney, Wardah disambut oleh suasana yang kaya akan keragaman budaya. Di setiap sudut kota, ia menemukan berbagai festival, pasar, dan acara yang merayakan perbedaan.

Selama observasinya, Wardah mengunjungi komunitas Indonesia yang aktif, menyaksikan bagaimana mereka menjaga tradisi sambil berinteraksi dengan berbagai kelompok etnis dan agama lainnya.

Dalam wawancaranya dengan anggota komunitas, Wardah mendengar kisah-kisah inspiratif tentang kolaborasi antaragama. Salah satu cerita yang menggugah adalah tentang pengorganisasian acara dialog antaragama, di mana pemimpin dari berbagai latar belakang berkumpul untuk berbagi pandangan dan membangun saling pengertian.

Australia, dengan kebijakan multikulturalismenya, memberikan ruang bagi setiap budaya untuk tumbuh dan berkembang. Wardah mencatat bahwa pendekatan ini tidak hanya menciptakan lingkungan yang aman bagi komunitas diaspora, tetapi juga mendorong mereka untuk berkontribusi dalam pembangunan sosial. “Penting bagi kita untuk belajar dari bagaimana Australia mengelola keragaman ini,” ujarnya, menggambarkan potensi positif kebijakan tersebut bagi Indonesia.

Selama di Sydney, Wardah juga menemukan berbagai inisiatif sosial yang menyoroti pentingnya toleransi.

Dari program pendidikan yang mengajarkan nilai-nilai menghargai perbedaan hingga kegiatan seni yang melibatkan kolaborasi antarbudaya, semua ini menunjukkan bahwa moderasi beragama bisa diterapkan secara nyata.

Wardah mengungkapkan Indonesia, dapat mengambil pelajaran berharga tentang moderasi beragama. Ia percaya bahwa dengan mengadopsi elemen positif dari pengalaman Australia, Indonesia dapat memperkuat ikatan sosial di tengah keragaman yang ada.

“Kita perlu menjalin dialog dan membangun pemahaman yang lebih baik untuk menciptakan masyarakat yang harmonis,” tutupnya.

Research Wardah di Sydney bukan hanya sekadar penelitian, tetapi juga sebuah misi untuk menginspirasi perubahan positif di tanah air. Dengan semangat yang membara, ia siap membagikan pengalaman dan wawasan ini kepada generasi mendatang. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *