BeritaDAERAHEKONOMINTB

Dukung Program Swasembada Pangan, Wakapolda Sekda dan Kapolres Lotim Panen Raya

34
×

Dukung Program Swasembada Pangan, Wakapolda Sekda dan Kapolres Lotim Panen Raya

Sebarkan artikel ini

Topikterkini.com.LOMBOK TIMUR– Dalam rangka mendukung program Swasembada Pangan yang diinisiasi oleh Kapolda NTB, panen raya tahap I digelar di Desa Kembang Kerang Daya, Kecamatan Aikmel, Lombok Timur. 

 

Acara yang berlangsung pada 26 Februari 2025 ini dihadiri oleh jajaran Polda NTB, Sekda Lombok Timur, Kapolres Lombok Timur, serta sejumlah pejabat dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya.

 

Wakapolda NTB Brigjen Pol Ruslan Asyfan, yang hadir mewakili Kapolda NTB, terlihat sangat antusias dalam mendukung program Presiden dan Wakil Presiden Indonesia, yaitu Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

 

 Dalam sambutannya, Ruslan menekankan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dalam mendukung program pemerintah pusat yang bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.

 

“Ini adalah wujud nyata dalam mendukung program Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden Indonesia, Prabowo dan Gibran,” ujar Brigjen Pol Ruslan Asyfan dengan semangat.

 

Lebih lanjut, Ruslan berharap panen raya tahap I yang dilaksanakan di area seluas 103,87 hektare ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam bidang pertanian. Dari luas area tersebut, diharapkan dapat menghasilkan 72.720 ton gabah yang akan disalurkan untuk kebutuhan pangan di NTB pada bulan Februari 2025.

 

“Luas keseluruhan untuk tahap I kita melaksanakan panen seluas 103,87 hektare. Dari luas tersebut, kita berharap hasil panen ini dapat mencapai 72.720 ton pada tahap pertama di NTB untuk bulan Februari,” terang Ruslan.

 

Ruslan juga menambahkan bahwa puncak panen raya yang dijadwalkan pada bulan April mendatang, akan mencakup area yang lebih luas, yakni 305,884 hektare dengan estimasi hasil sebanyak 1.721.868 ton. 

 

Ia berharap, pencapaian ini akan memberikan dampak positif bagi ketahanan pangan daerah dan negara secara keseluruhan.

 

Kegiatan ini menunjukkan komitmen pemerintah dan aparat keamanan dalam mendukung ketahanan pangan, sekaligus memberikan kontribusi signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat, serta menjadikan sektor pertanian sebagai pilar utama dalam memperkuat ekonomi nasional.(TT).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *