TOPIKterkini.com–Bantaeng: Aksi penutupan pasar tradisional Loka viral di Medsos, aksi ini dilakukan keluarga besar H. Ganing (85) sebagai bentuk penolakan terhadap penggantian kepala pasar yang sebelumnya dijabat Arif
H. Ganing yang ditemui awak media dikediamannya di Dusun Gunung Loka, Minggu 20/4/2025, mengaku tidak akan membuka pasar tersebut jika pemerintah dalam hal ini dinas koperasi tidak meninjau kembali penggantian kepala pasar dan mengembalikan Kepala Pasar yang Lama.

“saya akan buka kembali kalau Kadis Koperasi mengembalikan lagi kepada Kepala Pasar yang sebelumnya (ARI, Red)” tegas H. Ganing dalam bahasa daerah.(dikutip dari media Reformasi Aktual)
Dia menuturkan awal mula Rehabilitasi pasar ini di masa pemerintahan Nurdin Abdullah. waktu itu pasar mau di renovasi saya yang berbicara langsung dengan pihak pemerintah, tutur H. Ganing
Dia mengisahkan jika pasar yang telah dikelola keluarganya sudah turun temurun, leluhur kami disini menjadi pengelola Pasar, dan dirinya akan ijinkan Pasar ini di renovasi, jika permintaan kami juga terpenuhi, dengan tetap memberdayakan salah satu keluarga kami sebagai Kepala Pasar, dan akhirnya komitmen itu di sepakati, maka di tunjuklah salah satu keluarga kami yaitu ARI
Dia juga berpesan tetapi jika pihak Dinas terkait atau pemerintah tidak mengembalikan Kepala Pasar yang lama seperti semula maka urusannya akan panjang dan sampai kapanpun pasar tidak akan kami buka itu saja, kuncinya.
“Dan kalau pemerintah mau ingkar dari komitmen / kesepakatan awal, maka ambil kembali bangunanmu dan saya ambil kembali Tanah ku.” tandasnya
Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Muh. Tafsir yang dihubungi via ponselnya mengaku telah berkordinasi dengan Camat Uluere, selanjutnya akan dikonsultasikan ke Pimpinan (Bupati, Red).
“Saya sudah koordinasikan ke Pak Camat ikut membantu mencari solusinya nanti hasilnya akan dikonsultasikan ke Pimpinan” jelas Tafsir.
Kepala Desa Bonto Marannu Kasman kepada media mengaku tidak mengetahui tentang pergantian kepala Pasar diwilayahnya.
“Saya tidak tahu jika ada pergantian kepala Pasar, nanti ada ribut-ribut (penutupan pasar, Red) di Medsos baru saya tahu jika kepala pasar Loka sudah diganti,” kata Kasman.
Dia tetap berharap ada solusi yang baik sehingga pasar tradisional yang beroperasi dua kali sepekan Senin dan Kamis ini dapat beroperasi dalam waktu yang singkat agar roda perekonomian masyarakat kembali berjalan normal, tandasnya. (Ar)











