JENEPONTO

Teror Pelemparan Mobil Kembali Resahkan Jeneponto, Sopir Travel Bantaeng Jadi Korban

324
×

Teror Pelemparan Mobil Kembali Resahkan Jeneponto, Sopir Travel Bantaeng Jadi Korban

Sebarkan artikel ini
Mobil travel menjadi korban pelemparan batu di Balandangang, Kelurahan Tonrokassi Timur, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto. (Foto : Facebook Erwin)

Topikterkini.com-Jeneponto- Aksi pelemparan mobil kembali terjadi di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. Kali ini, korbannya adalah sopir travel asal Kabupaten Bantaeng, bernama Jusman (33).

Peristiwa itu berlangsung pada Rabu (20/8/2025) sore, sekitar pukul 15.00 Wita, di Lingkungan Balandangang, Kelurahan Tonrokassi Timur, Kecamatan Tamalatea. Saat itu, Jusman tengah mengemudikan mobil Xenia dari arah Bantaeng menuju Makassar dengan membawa sejumlah penumpang.

Tiba-tiba, kaca tengah bagian kanan dan kiri mobilnya dilempari hingga pecah. Kejadian itu nyaris melukai dirinya maupun penumpang yang dibawanya.

“Hati-hati lewat Jeneponto, bahaya Jeneponto, kasi hancur kaca mobil, untung penumpangku tidak kenapa-kenapa,” ucap Jusman, dalam rekaman video yang sempat beredar luas dibagikan akun Facebook Erwin, Rabu (20/8/2025) sore.

Tangkapan layar video mobil travel menjadi korban pelemparan batu di Jeneponto. (Foto : Facebook Erwin)

Meski syok, sopir ekspedisi itu sempat menghentikan kendaraannya. Beberapa saat kemudian, ia mendatangi Polsek Tamalatea untuk melaporkan peristiwa tersebut.
“Tadi jam enam sore datang ke kantor melapor,” kata Kapolsek Tamalatea, AKP Suardi, saat dikonfirmasi awak media via telepon, Rabu (20/8/2025).

Suardi menambahkan, pihaknya langsung menindaklanjuti laporan dengan mendatangi lokasi kejadian bersama korban. Namun, pelaku sudah tidak ditemukan.
“Saat datang ke kantor langsung diajak ke lokasi sama personel, barangkali pelaku masih ada di tempat, tapi korban belum resmi melapor,” ujarnya.

Peristiwa ini menambah panjang daftar kasus pelemparan mobil di Jeneponto. Sebelumnya, tercatat sebanyak 7 unit kendaraan menjadi korban aksi serupa. Aksi pelemparan terjadi pada Selasa (19/8/2025) dini hari, sebuah mobil milik warga bernama Samsuri rusak setelah dilempari batu dan botol di Jalan Kelara, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu.

Polres Jeneponto sendiri sudah berhasil menangkap dua remaja yang diduga terlibat dalam aksi pelemparan mobil. Mereka diamankan tim gabungan di Jalan Lanto Dg Pasewang, Kelurahan Empoang, pada Rabu (20/8/2025) dini hari. Kendati begitu, lima terduga pelaku lainnya masih buron.

Laporan: Arief Rahman/Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *