TOPIKTERKINI.COM | KALIMANTAN SELATAN
Jakarta – Nia Rahmah, seorang mahasiswi Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta berasal dari Kalimantan Selatan, berhasil mencuri perhatian dengan karyanya “busana Akshaya Dahayu Intan Cempaka” yang dikenakan oleh Natasha Abigail selaku Pembawa Acara pada sebuah acara internasional di Jakarta.

Acara yang diselenggarakan oleh Tempo.co dan IDN Financial pada Jumat, (19/09/2025).
Diketahui acara ini bertajuk “Navigating Global Challenges and Strengthening Cooperation with the Global South and BRICS”.
Busana “Akshaya Dahayu Intan Cempaka” tidak hanya indah secara visual, tetapi juga kaya akan makna filosofis.
Nia Rahmah mengambil inspirasi dari Tugu Intan yang ikonik di Kalimantan Selatan, sebuah daerah yang dikenal sebagai pusat berlian berkualitas.
Nama busana ini sendiri, yang berarti “Kecantikan abadi dalam intan cempaka,” mencerminkan esensi dari berlian yang melambangkan kepribadian luhur, keberanian, kebijaksanaan, dan kemurnian.
Sentuhan lokal yang kuat terlihat pada penggunaan kain sasirangan tradisional khas Kalimantan Selatan yang membuat busana ini semakin istimewa.
“Ide nama “Cempaka” juga datang dari peristiwa bersejarah penemuan batu intan terbesar di daerah Cempaka, yang menjadi inspirasi utama”, Jelas Nia.

Nia menyampaikan senang karena karyanya dapat turut memperkenalkan budaya Indonesia di kancah global.
“Acara ini bukan acara biasa, karena dihadiri oleh figur penting seperti Menteri Koordinator Perekonomian RI, Airlangga Hartarto,, yang menjadi Keynote Speaker bersama empat duta besar negara anggota BRICS,” Tambahnya.
Keterlibatan karya Nia dalam acara berskala internasional ini membuktikan bahwa bakat dan kreativitas generasi muda Indonesia mampu berkiprah di panggung dunia.
Karyanya yang memadukan keindahan, filosofi, dan kekayaan budaya berhasil menghadirkan sebuah narasi visual yang kuat, sekaligus memperkenalkan warisan budaya Indonesia kepada audiens global. Nia Rahmah, melalui karyanya, tidak hanya mengharumkan nama daerah Kalimantan Selatan, tetapi juga menunjukkan bahwa fashion dapat menjadi media efektif untuk melestarikan dan mempromosikan budaya.
Penulis : Nanda
Sumber : Humas
















