Topikterkini. Com. LOMBOK TIMUR – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Lombok Timur resmi meluncurkan buku berjudul “Rekam Jejak Prestasi Mansalotim: Sebuah Reportase Menuju Madrasah Maju, Bermutu, dan Mendunia” pada awal Oktober 2025.
Buku setebal 578 halaman ini mendokumentasikan capaian prestasi MAN 1 Lotim dari Januari hingga September 2025, dengan total 347 prestasi tingkat kabupaten, provinsi, nasional, hingga internasional.
Penulisan buku ini diprakarsai oleh Kepala MAN 1 Lotim, M. Nurul Wathoni, yang juga bertindak sebagai penulis utama, bersama tim editor M. Zulkifli Amini dan Siti Surodiana. Selain mencatat deretan prestasi siswa di bidang akademik dan non-akademik, buku ini juga mengulas program unggulan madrasah yang menjadi kunci keberhasilan capaian tersebut.
“Buku ini hadir sebagai bentuk dokumentasi dan motivasi. Kami ingin setiap capaian menjadi pemicu semangat keluarga besar MAN 1 Lotim untuk terus bergerak dan berprestasi,” ujar Wathoni dalam sambutannya saat peluncuran buku.
Wathoni juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Lombok Timur, H. M. Haerul Warisin, dan Kakanwil Kemenag NTB, Dr. H. Zamroni Aziz, atas dukungan dan sambutan yang mereka berikan dalam buku tersebut.
Ucapan apresiasi juga diberikan kepada seluruh siswa, guru, tenaga kependidikan, komite madrasah, serta berbagai media yang turut mengabarkan prestasi MAN 1 Lotim ke publik.
Media-media seperti Lombok Post, Radar Lombok, KobaranNews, Lomboksatu, Suara Nurani, dan puluhan lainnya disebut telah berkontribusi dalam menyebarkan informasi capaian madrasah ini ke masyarakat luas.
Penerbitan buku ini, menurut Wathoni, merupakan langkah strategis untuk menjaga semangat berprestasi di lingkungan madrasah.
“Prestasi tidak lahir tanpa kompetisi dan dukungan total dari madrasah, baik dalam pembinaan, pembiayaan, maupun apresiasi,” tegasnya.
Ke depan, MAN 1 Lotim berharap buku ini menjadi pijakan menuju capaian yang lebih tinggi serta memperkuat citra madrasah sebagai lembaga pendidikan unggul, inklusif, dan terjangkau bagi siswa-siswa berprestasi dari berbagai latar belakang di Lombok Timur.(TT).











