SULAWESI TENGGARA

Danlanal Kendari Ikuti Vicon bersama Kasal “Panen Raya Program Ketahanan Pangan TNI AL”

49
×

Danlanal Kendari Ikuti Vicon bersama Kasal “Panen Raya Program Ketahanan Pangan TNI AL”

Sebarkan artikel ini

TOPIKterkini.com – KENDARI | Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Kendari, Kolonel Laut (P) Dedi Wardana, S. T. MTr. Hanla, bersama jajaran mengikuti kegiatan video conference (vicon) dalam rangka Panen Raya Program Ketahanan Pangan TNI Angkatan Laut yang dipimpin oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali, S.E., M.M,, M.Tr.opsla yang terpusat di Provinsi Lampung, pada Rabu, 29/10/2025.

Kegiatan Vicon bersama Kasal tersebut diikuti seluruh Lantamal dan jajaran Lanal dari Sabang sampai Merauke. Sementara itu Danlanal Kendari mengikuti Vicon berlangsung di Lapangan Tembak KKO Lambay Lanal Kendari Jalan Poros Kendari Moramo, Desa Lalowaru, Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Danlanal Kendari Kolonel Laut (P) Dedi Wardana menjelaskan, bahwa ketahanan pangan menjadi isu strategis dalam menjaga stabilitas dan kemandirian bangsa, khususnya bagi masyarakat pesisir di wilayah kerja Lanal Kendari.

“Sinergi prajurit dan masyarakat menjadi kunci, tidak hanya menjaga keamanan laut, dan kami juga berada di garis depan mendukung kemandirian pangan,” ujar Kolonel Dedi Wardana

Melalui Program Pembinaan Ketahanan Wilayah (Bintahwil), Lanal Kendari terus memberikan edukasi pemanfaatan lahan pekarangan dan lahan kosong agar menjadi lebih produktif. Pendampingan prajurit dilakukan dari tahap pengolahan lahan hingga peningkatan keterampilan bercocok tanam.

Saat ini, Lanal Kendari mengembangkan lahan pertanian seluas 3 hektare dengan komoditas kedelai, cabai keriting, semangka, melon, dan jeruk manis. Panen untuk cabai, semangka, dan melon diproyeksikan pada bulan Januari – Februari 2026.

Selain itu, terdapat tambahan 2 hektare lahan kosong yang disiapkan untuk penanaman terong, cabai keriting, dan sayur-mayur. Upaya tersebut mulai membuahkan hasil. Cabai yang ditanam tumbuh subur dan menjadi bukti nyata keberhasilan kolaborasi prajurit bersama masyarakat.

“Panen bukan sekadar menghasilkan komoditas, tapi membangun harapan dan memastikan ketersediaan pangan bagi prajurit serta warga sekitar,” tutur Danlanal.

Ia menambahkan, jika sektor pertanian dikelola dengan tepat dan terpadu maka kedaulatan pangan bukan sekadar wacana, melainkan kenyataan yang memperkuat bangsa dari akar wilayah. “Menjaga stabilitas ketahanan pangan guna tercapainya pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya. (Darman).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *