JENEPONTOKABAR DESA

Menjelang Musim Hujan, Warga Lentu dan TNI-POLRI Kompak Bersihkan Irigasi Tamanroya

70
×

Menjelang Musim Hujan, Warga Lentu dan TNI-POLRI Kompak Bersihkan Irigasi Tamanroya

Sebarkan artikel ini
Warga Lentu dan TNI-POLRI gotong royong bersihkan irigasi pertanian. (Foto:Sirajuddin_Lentu)

Topikterkini.com-Jeneponto- Menjelang musim penghujan, ratusan warga Desa Lentu, Kecamatan Bontoramba, Kabupaten Jeneponto, menggelar aksi gotong royong massal di sepanjang saluran irigasi wilayah jaringan D.I Tamanroya, Sabtu (1/11/2025).

Sejak pagi, suasana bantaran saluran irigasi di Dusun Campagaya tampak ramai. Warga datang dengan membawa cangkul, sekop, dan berbagai perkakas sederhana untuk membersihkan endapan lumpur, bonggol kayu, hingga tumpukan sampah yang menyumbat aliran air.

Kegiatan ini juga melibatkan unsur TNI-POLRI dan Pemerintah Kabupaten Jeneponto. Terlihat hadir Danramil 03 Tamalatea Kapten Marzuki, Koordinator BPP Kecamatan Bontoramba, perangkat Desa Lentu, dan sejumlah tokoh masyarakat yang ikut turun tangan membersihkan saluran air.
Menurut Kepala Desa Lentu, Sirajuddin, kegiatan semacam ini sudah menjadi agenda tahunan desa setiap menjelang musim tanam.

“Hari ini kita bersihkan sumbatan di aliran irigasi karena banyak sampah dan bonggol pohon. Debit air jadi kecil dan mengganggu aliran ke sawah. Selain gotong royong, kita juga melakukan penanaman pohon untuk memperkuat struktur tanah,” ujar Sirajuddin.

Ia menegaskan bahwa gotong royong tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap lingkungan sekaligus upaya mencegah bencana, seperti banjir dan gagal panen akibat tersumbatnya saluran air.

“Kegiatan seperti ini bukan kali pertama dilakukan. Setiap musim tanam, kita selalu bergotong royong, dan ini berkat dukungan penuh dari TNI, Polri, dan pemerintah daerah,” tambahnya.
Selain pembersihan saluran, kegiatan ini juga diisi dengan penanaman pohon di sekitar bantaran irigasi. Hal ini dilakukan untuk menjaga kekuatan struktur tanah dan mengurangi potensi longsor di musim hujan.

“Ini bentuk sinergi antara pemerintah desa, kelompok masyarakat, serta TNI dan Polri dalam upaya pelestarian lingkungan. Selain membersihkan irigasi, kegiatan ini juga bagian dari penghormatan kepada alam dan leluhur,” jelas Sirajuddin.

Aksi gotong royong ini juga menjadi respon cepat terhadap keluhan para petani yang sempat mengalami penurunan debit air akibat sedimentasi dan tumpukan sampah di saluran utama.

“Targetnya memastikan air dapat mengalir lancar ke lahan pertanian warga saat musim tanam. Saluran irigasi wilayah jaringan D.I ini sangat penting untuk pertanian di Kecamatan Bontoramba dan sekitarnya,” katanya.

Sirajuddin berharap semangat kebersamaan dan kolaborasi lintas sektor seperti ini bisa menular ke desa-desa lain di Jeneponto.

“Alhamdulillah, masyarakat dan pemerintah bisa turun bersama supaya aliran air tetap lancar, hasil panen aman, dan tahun ini petani sukses,” tutupnya.

Laporan: Arief Rahman/Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *