Topikterkini.com.Buol, 13 November 2025 – Jelang dimulainya Open Turnamen Bupati Cup I Buol Hebat, atmosfer persiapan kian memanas. Namun sebelum hiruk-pikuk sorak penonton dan aksi para pemain di lapangan, panitia memilih cara penuh makna: menggelar dzikir dan sholawat bersama sebagai ikhtiar agar seluruh rangkaian turnamen berjalan lancar, sukses, dan aman.
Dzikir dipimpin langsung oleh Ustadz Irsan Arif, S.Pd.I, dan dihadiri oleh panitia pelaksana yang khusyuk memanjatkan doa bersama. Tidak ada sorotan kamera, tidak ada gemuruh suporter—hanya lantunan munajat yang mengisi ruangan sebagai bentuk permohonan keberkahan dari Allah SWT.
Bagi panitia, kegiatan ini bukan sekadar seremoni pembuka. Mereka meyakini bahwa turnamen sebesar ini membutuhkan bukan hanya kerja keras teknis, tetapi juga campur tangan Sang Pemilik Semesta.
“Setiap kegiatan besar harus dimulai dengan doa. Sebagai manusia, kita punya keterbatasan. Maka kami membuka proses ini dengan memohon pertolongan Allah,” ujar salah satu panitia.
Panitia juga menegaskan bahwa unsur religius memang tak boleh hilang dalam setiap aktivitas, termasuk olahraga. Di balik persiapan lapangan, kesiapan wasit, dan energi para pemain, ada keyakinan kuat bahwa doa menjadi fondasi keberhasilan.
Turnamen ini diharapkan bukan hanya menjadi panggung adu strategi dan skill para pemain lokal, tetapi juga momentum untuk mengangkat nama Buol lewat sepak bola. Panitia optimistis olahraga adalah jalur cepat untuk membawa nama daerah melesat ke tingkat nasional.
“Sepak bola itu punya daya angkat luar biasa. Jika kompetisi ini sukses, banyak mata akan tertuju ke Buol. Karena itu setiap proses harus melibatkan Yang Maha Kuasa,” lanjut panitia.
Tak hanya itu, gelaran ini juga menjadi bukti bahwa anak-anak muda Buol semakin produktif dan kreatif, tanpa meninggalkan akar nilai-nilai keagamaan.
Dengan doa yang telah dipanjatkan, panitia kini siap menyongsong kick-off Bupati Cup I. Sorakan suporter, tensi pertandingan, dan aksi-aksi heroik pemain tinggal menunggu waktu untuk meledak di lapangan.
Bupati Cup I Buol Hebat resmi bersiap menggebrak.
Doa sudah dinaikkan—sekarang giliran sepak bola berbicara.**











