BUOL

Buka Musda MUI Buol Tahun 2026, Bupati Bowo: Semoga Melahirkan Gagasan dan Program Bermanfaat

30
×

Buka Musda MUI Buol Tahun 2026, Bupati Bowo: Semoga Melahirkan Gagasan dan Program Bermanfaat

Sebarkan artikel ini

Topikterkini.com.|Buol, – Bupati Buol, H. Risharyudi Triwibowo, MM, resmi membuka langsung Musyawarah Daerah (Musda) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Buol Tahun 2026, di Aula Lantai 3 Kantor Bupati Buol, pada Rabu (4/3/2026).

Musda tersebut merupakan ajang strategis memperkuat konsolidasi ulama sekaligus memperteguh sinergi dengan pemerintah daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Buol menegaskan bahwa keberadaan MUI memiliki posisi penting dalam menjaga harmoni kehidupan beragama di tengah masyarakat.

Ia memberikan apresiasi atas kontribusi MUI Kabupaten Buol yang selama ini aktif membina umat serta mendukung stabilitas sosial keagamaan.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus ditopang oleh kekuatan moral dan spiritual masyarakat.

Karena itu, kolaborasi antara ulama dan pemerintah dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan yang berimbang.

“Kami berharap Musda ini menghasilkan gagasan dan program yang benar-benar bermanfaat bagi umat serta memperkuat arah pembangunan Kabupaten Buol,” ujar Bupati.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua MUI Kabupaten Buol, Dr. H. Nurkhairi, M.Si., menyampaikan bahwa amanah yang diembannya sejak Juni 2025 merupakan tanggung jawab besar dari Pengurus MUI Provinsi Sulawesi Tengah.

 

Ia mengungkapkan bahwa berbagai persiapan telah dilakukan guna menyukseskan Musda, meskipun diakui masih terdapat sejumlah keterbatasan.

 

Namun demikian, semangat kebersamaan dan komitmen pengurus menjadi modal utama dalam menyelenggarakan forum organisasi tersebut.

 

“Kami menyadari masih ada kekurangan dalam proses persiapan. Namun yang paling penting, Musda ini diharapkan mampu melahirkan program kerja yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat serta memperkuat peran ulama dalam membimbing umat,” jelasnya.

 

Ia juga menekankan pentingnya penguatan peran Islamic Center Kabupaten Buol sebagai pusat aktivitas keagamaan, pendidikan umat, dan pengembangan dakwah yang moderat dan inklusif.

 

Perwakilan Pengurus MUI Provinsi Sulawesi Tengah dalam kesempatan yang sama menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Musda MUI Kabupaten Buol.

 

Mereka menilai forum ini sebagai momentum strategis untuk memperkokoh kelembagaan MUI serta mempertegas posisinya sebagai mitra pemerintah dan pengayom umat.

Musda MUI Kabupaten Buol Tahun 2026 mengusung tema “Optimalisasi Peran Ulama Menuju Buol yang Agamis, Agropolitan, Maju dan Berkelanjutan” dan berlangsung selama dua hari, 4–5 Maret 2026.

Diharapkan, melalui Musda ini akan lahir rekomendasi konstruktif yang mampu memperkuat peran ulama, mengoptimalkan fungsi Islamic Center, serta mendukung percepatan pembangunan Kabupaten Buol yang religius, maju, dan harmonis dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *