TAKALAR

Buka Puasa Bersama Wabup Takalar, Simbol Kedekatan Pemimpin dan Rakyat

15
×

Buka Puasa Bersama Wabup Takalar, Simbol Kedekatan Pemimpin dan Rakyat

Sebarkan artikel ini
Buka Puasa Bersama di Rumah Jabatan (Rujab) Wakil Bupati Takalar H. Hengky Yasin. (Dok. Topikterkini.com)

TAKALAR, Topikterkini.com – Ramadhan selalu menghadirkan suasana yang berbeda di tengah masyarakat. Hal itu terlihat jelas saat Rumah Jabatan Wakil Bupati Takalar menjadi tempat berkumpulnya warga dalam kegiatan buka puasa bersama yang digelar Wakil Bupati Takalar, H. Hengky Yasin, Senin (9/3/2026).

Kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan menjadi ruang pertemuan antara pemerintah daerah dengan masyarakat dalam suasana yang lebih santai dan penuh kebersamaan. Ramadhan seolah menjadi jembatan yang mempertemukan berbagai kalangan dalam satu tujuan, mempererat silaturahmi.

Sejak sore hari, masyarakat dari berbagai kalangan mulai berdatangan ke rumah jabatan Wakil Bupati. Kehadiran tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, serta sejumlah pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Takalar, diantaranya, Sekda, para kepala OPD, dan Firkopimda menambah semarak suasana menjelang waktu berbuka puasa.

Fenomena ini menunjukkan bahwa kedekatan pemimpin dengan masyarakat masih menjadi sesuatu yang sangat dihargai. Kehadiran warga dalam jumlah besar mencerminkan adanya hubungan emosional antara pemimpin daerah dengan rakyatnya.

Dalam sambutannya, H. Hengky Yasin menegaskan bahwa kegiatan buka puasa bersama merupakan wujud kedekatan pemerintah dengan masyarakat. Ramadan, menurutnya, menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat ukhuwah dan rasa persaudaraan.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, hubungan silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat semakin kuat, sehingga kita dapat bersama-sama membangun Takalar ke arah yang lebih baik,” kata H. Hengky.

Pernyataan tersebut mencerminkan harapan agar hubungan pemerintah dan masyarakat tidak hanya terjalin dalam urusan formal pemerintahan, tetapi juga dalam suasana kekeluargaan.

Sementara Ceramah agama yang disampaikan oleh Ustadz Lawang sebelum waktu berbuka semakin menambah makna kegiatan tersebut. Ia mengingatkan bahwa puasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga melatih kepedulian sosial dan semangat berbagi.

Ketika azan magrib berkumandang, seluruh tamu menikmati hidangan berbuka puasa bersama. Dalam suasana sederhana namun penuh makna, kegiatan ini menjadi simbol bahwa Ramadan mampu menghadirkan kehangatan dan kebersamaan di tengah masyarakat Takalar. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *