JENEPONTO

Kolaborasi DWP Kemenag dan Dekranasda, Kain Tope Jeneponto Memukau dan  Pameran Syiar Islam Jeneponto Sabet Juara 1 di MTQ Tingkat Provinsi 

35
×

Kolaborasi DWP Kemenag dan Dekranasda, Kain Tope Jeneponto Memukau dan  Pameran Syiar Islam Jeneponto Sabet Juara 1 di MTQ Tingkat Provinsi 

Sebarkan artikel ini

MAROS, topikterkini com – Keberhasilan Kabupaten Jeneponto meraih Juara 1 Pameran Syiar Islam pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang berlangsung di Maros pada 12–18 April 2026, menjadi bukti nyata kekuatan sinergi dan potensi unggulan daerah.

Penyelenggaraan MTQ yang berjalan lancar, tertib, dan penuh khidmat ini tidak hanya menjadi wadah kompetisi dalam melahirkan qari dan qariah terbaik, tetapi juga menjadi momentum strategis untuk mempromosikan kekayaan budaya dan ekonomi kreatif.

Melalui pameran Syiar Islam yang digelar, berbagai produk unggulan daerah dari seluruh kabupaten/kota hadir memikat hati pengunjung, dan Jeneponto berhasil tampil sebagai yang terdepan.

Prestasi gemilang ini diraih berkat kolaborasi apik antara Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Kabupaten Jeneponto yang diketuai oleh Andi Harbiasari BM Jailani bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Jeneponto.

Pada kesempatan tersebut, Stan Jeneponto menampilkan beragam produk andalan yang menggugah selera dan memanjakan mata, mulai dari kuliner khas seperti abon kuda, gula merah cair, bawang goreng, minyak kuda, hingga wastra tradisional yang sarat makna.

Di antara berbagai produk yang ditampilkan, Kain Tope beserta busana berbahan dasar kain tradisional khas Jeneponto ini menjadi daya tarik utama. Keindahan motif dan inovasi desain yang telah disulap menjadi karya fashion yang modern dan menarik, berhasil mencuri perhatian banyak pihak, termasuk tokoh penting.

Kesuksesan stan Jeneponto ini kian terasa istimewa dengan adanya kunjungan berulang dari Bupati Maros, Bapak Haidir Syam. Ia tak hanya sekadar melihat, namun juga memberikan apresiasi tinggi terhadap kualitas dan keunikan produk yang ditampilkan, khususnya pada transformasi kain Tope menjadi busana yang sangat memukau.

“Dari seluruh produk yang kami tampilkan, kain Tope paling banyak mendapat perhatian, bahkan Bupati Maros sendiri berkenan datang berulang kali dan memuji keindahannya.

Selain itu, produk kuliner seperti abon kuda dan minyak kuda juga sangat diminati,” ungkap Andi Harbiasari dengan bangga.

Kunjungan dan apresiasi langsung dari Bupati Maros ini memberikan semangat dan motivasi tersendiri bagi seluruh delegasi, khususnya pengurus Dekranasda Jeneponto.

Hal ini menjadi bukti bahwa produk lokal Jeneponto memiliki nilai seni dan ekonomi yang tinggi serta mampu bersaing di mata para pemimpin daerah.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Kabupaten Jeneponto, Salmawati Paris, menyampaikan rasa terima kasih dan antusiasme atas capaian tersebut. Menurutnya, keberagaman, keunikan, dan sentuhan inovasi pada produk menjadi kunci utama Jeneponto berhasil meraih juara dan menarik perhatian banyak pihak.

“Pameran ini bukan hanya ajang promosi, tetapi juga membuka peluang besar bagi pengembangan UMKM. Apresiasi dari Bupati Maros menjadi penyemangat kita untuk terus berbenah,” ungkapnya.

Lebih jauh, Salmawati Paris menegaskan harapan besar ke depannya. Dengan momentum positif ini, Dekranasda Jeneponto berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas, nilai seni, dan daya saing produk.

“Diharapkan, produk-produk unggulan kita tidak hanya dikenal di tingkat lokal dan provinsi, tetapi juga mampu menembus pasar nasional hingga mancanegara, sehingga memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Keberhasilan ini menjadi inspirasi bahwa potensi lokal Jeneponto, khususnya Kain Tope sebagai identitas budaya, mampu bersaing dan bersinar di kancah yang lebih luas, seiring dengan gemilangnya prestasi kontingen MTQ Jeneponto.

Penulis : Suryani Hajar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *