BeritaDAERAHEKONOMINTBPENDIDIKAN

Di Hari Pendidikan Nasional SDN 5 Kotaraja Pembelajaran Siswa Terganggu Dikbud Dinilai Mandul Tangani Kesehatan Bangunan!

7
×

Di Hari Pendidikan Nasional SDN 5 Kotaraja Pembelajaran Siswa Terganggu Dikbud Dinilai Mandul Tangani Kesehatan Bangunan!

Sebarkan artikel ini

Topikterkini.com.LOMBOK TIMUR– Peringatan Hari Pendidikan Nasional diwarnai ironi di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 5 Kotaraja, Kabupaten Lombok Timur,02/05/2026.

 

 

 

 Kondisi ruang kelas di sekolah tersebut dilaporkan memprihatinkan dan dinilai belum mendapatkan penanganan serius dari pihak terkait.

 

Genangan air masih terlihat di lantai ruang kelas, memaksa meja dan kursi belajar digeser agar kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung. Situasi ini menimbulkan ketidaknyamanan bagi siswa serta mengganggu proses pembelajaran.

 

Selain itu, plafon ruang kelas yang terbuat dari bahan triplek tipis tampak bolong di beberapa bagian. Kerusakan tersebut diduga akibat usia bangunan yang sudah tua dan minim perawatan. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan siswa, terutama saat cuaca buruk.

 

Penerangan di dalam kelas pun sangat terbatas. Hanya terdapat satu lampu yang menggantung, namun sudah lama tidak berfungsi. Akibatnya, ruang belajar menjadi gelap dan kurang layak digunakan.

 

Di bagian belakang kelas, terdapat rak buku dalam kondisi reot yang dinilai tidak lagi mampu menahan beban. Hal ini semakin menambah daftar kerusakan fasilitas di ruang belajar tersebut.

 

Meski demikian, ruangan tersebut tetap digunakan sebagai tempat belajar siswa. Kondisi ini mencerminkan masih adanya persoalan serius dalam pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan di daerah.

 

Sejumlah pihak menilai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Timur belum optimal dalam menangani persoalan kesehatan dan kelayakan bangunan sekolah. Perbaikan infrastruktur dinilai mendesak untuk menjamin keamanan dan kenyamanan siswa dalam menempuh pendidikan.

 

Kondisi SDN 5 Kotaraja menjadi gambaran bahwa pemerataan kualitas pendidikan, khususnya dari sisi fasilitas, masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu segera diselesaikan oleh pemerintah daerah.(TT).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *