TAKALAR

IRT di Takalar Ditemukan Tewas Dalam Rumah, Emas 33 Gram Raib

1
×

IRT di Takalar Ditemukan Tewas Dalam Rumah, Emas 33 Gram Raib

Sebarkan artikel ini
Tim Inafis Polres Takalar bersama Tim Forensik Biddokkes Polda Sulsel memeriksa jenazah korban. (Dok.Istimewa)

TAKALAR, Topikterkini.com – Kasus kematian seorang ibu rumah tangga (IRT) di Dusun Je’ne, Desa Lagaruda, Kecamatan Sanrobone, Kabupaten Takalar, menyisakan banyak pertanyaan. Korban, Mo’mi Daeng Paleng (56), ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya dengan luka serius, pada Jumat (29/5/2026) malam.

Penemuan jasad korban membuat warga sekitar terkejut. Apalagi sebelum ditemukan meninggal dunia, beberapa warga mengaku mendengar suara teriakan korban yang meminta pertolongan dari dalam rumah.

Korban ditemukan tergeletak di depan toilet rumahnya dalam kondisi bersimbah darah sekitar pukul 21.30 Wita. Peristiwa tersebut langsung mengundang perhatian warga yang berdatangan ke lokasi setelah mengetahui adanya kejadian tragis itu.

Imran Daeng Siantang, kerabat korban, mengatakan Mo’mi tinggal bersama ibunya yang sudah lanjut usia di sebuah rumah panggung berbahan kayu. Saat kejadian, sang ibu diketahui sedang tertidur di bagian atas rumah sehingga tidak mengetahui apa yang terjadi.

“Beberapa warga sempat mendengar korban berteriak meminta tolong. Saat ditemukan, korban sudah meninggal dunia,” ujar Imran, Sabtu (30/5/2026).

Selain meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kejadian tersebut juga memunculkan dugaan adanya aksi perampokan. Keluarga korban melaporkan sejumlah perhiasan emas berupa kalung, gelang, anting, dan cincin hilang setelah peristiwa itu terjadi.

Total perhiasan yang dilaporkan hilang diperkirakan mencapai sekitar 32 gram emas. Dugaan tersebut semakin menguat setelah polisi menemukan indikasi adanya tindak kekerasan yang dialami korban sebelum meninggal dunia.

Kapolsek Mappakasunggu, Iptu Sumarwan, mengungkapkan hasil olah tempat kejadian perkara mengarah pada dugaan pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Polisi kini masih mendalami berbagai petunjuk yang ditemukan di lokasi.

“Hasil olah TKP mengarah pada dugaan pencurian disertai kekerasan. Selain mengalami luka pada tubuhnya, sejumlah perhiasan emas milik korban juga dilaporkan hilang,” kata Sumarwan.

Hingga kini, penyidik masih memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan barang bukti guna mengungkap pelaku. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *