TOPIKterkini.com – BUTON | Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) terhadap kecelakaan kapal motor yang tenggelam di perairan antara Pasar Wajo dan Batu Atas, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra), resmi ditutup. Kepastian ini diperoleh setelah Tim SAR gabungan berhasil menemukan seluruh korban yang berjumlah tiga orang dalam keadaan selamat pada Minggu sore (5/7/2026).
Kepala KPP (Basarnas) Kendari, Amiruddin A.S., menjelaskan bahwa ketiga korban berhasil dievakuasi pada pukul 15.40 WITA. Saat ditemukan, para korban tengah terombang-ambing di atas alat apung darurat yang mereka rakit sendiri, berada pada posisi sekitar 10,5 Nautical Mile (NM) dari lokasi terakhir kapal dilaporkan hilang atau Last Known Position (LKP).
”Seluruh korban langsung dievakuasi menuju Pelabuhan Murhum Baubau dengan menggunakan Kapal Penyelamat RB 210. Setibanya di pelabuhan pada pukul 19.05 WITA, tim di lapangan langsung menyerahterimakan para korban kepada pihak keluarga yang telah menunggu,” ungkap Amiruddin dalam keterangan tertulisnya.
Peristiwa ini bermula ketika kapal KM Adi Jaya dengan bobot GT 1 yang memuat ikan tuna berangkat dari Flores menuju Baubau pada Sabtu (4/7) sekitar pukul 08.00 WITA. Kapal tersebut awalnya diperkirakan tiba di tempat tujuan pada Minggu malam (5/7) sekitar pukul 20.00 WITA. Namun nahas, di tengah perjalanan kapal dihantam cuaca buruk disertai angin kencang hingga akhirnya tenggelam pada Minggu pagi pukul 05.22 WITA.
Di saat-saat kritis itulah, korban sempat melakukan komunikasi terakhir dengan pihak keluarga untuk mengabarkan kondisi mereka yang terombang-ambing di laut lepas menggunakan rakit darurat. Beruntung, respons cepat dari Tim SAR gabungan berhasil menyelamatkan nyawa ketiga awak kapal tersebut sebelum kondisi memburuk, mengingat kondisi cuaca di lapangan saat evakuasi dilaporkan cerah dengan tinggi gelombang mencapai 1 hingga 1,4 meter serta kecepatan angin 17 km/jam.
Dengan ditemukannya seluruh korban dalam kondisi selamat, Operasi SAR terhadap kecelakaan kapal ini secara resmi dinyatakan selesai dan ditutup. Pihak Basarnas juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi penyelamatan ini, termasuk Rescuer Pos SAR Baubau, ABK RB 210, serta SROP Baubau.
DATA OPERASI SAR
Identitas Korban Selamat:
• Dahlan (Laki-laki, 59 tahun) – Kapten Kapal / Warga Lasalimu
• Edi Cahya (Laki-laki, 42 tahun) – Warga Lasalimu
• Sadir (Laki-laki, 35 tahun) – Warga Raha
Unsur Gabungan yang Terlibat:
• SMC dan Staf SMC KPP Kendari
• Rescuer Pos SAR Baubau
• ABK RB 210
• SROP Baubau
Alat Utama (Alut) yang Digunakan:
• Rescue Car
• Kapal Penyelamat RB 210
• Peralatan SAR (Palsar) Medis dan Evakuasi
• Peralatan Komunikasi dan Pendukung Keselamatan lainnya.











