MAKASSAR

Perkuat Integritas PA dan KPA, Pemkab Takalar Gelar Pelatihan Pengadaan Barjas

1
×

Perkuat Integritas PA dan KPA, Pemkab Takalar Gelar Pelatihan Pengadaan Barjas

Sebarkan artikel ini
Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye hadir dan membuka langsung kegiatan Pelatihan Pengadaan Barang dan Jasa bagi Pengguna Anggaran (PA) dan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA). (Dok. Ist)

MAKASSAR, Topikterkini.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Takalar terus memperkuat kualitas tata kelola pemerintahan melalui pelatihan bagi Pengguna Anggaran (PA) dan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) agar pelaksanaan pengadaan barang dan jasa (Barjas) semakin transparan, akuntabel, dan berintegritas.

Pelatihan yang berlangsung di Hotel Mercure Makassar, Selasa (14/7/2026), diselenggarakan oleh Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Kabupaten Takalar.

Kegiatan mengangkat tema Penguatan Kompetensi dan Integritas Pengguna Anggaran dan Kuasa Pengguna Anggaran dengan dasar pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2025.

Peserta berasal dari seluruh perangkat daerah dan camat se-Kabupaten Takalar. Selama tiga hari mereka akan mendapatkan materi mengenai tata kelola pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye menegaskan bahwa PA dan KPA memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan seluruh proses pengadaan berjalan sesuai aturan.

Ia meminta seluruh peserta memahami setiap tahapan pengadaan mulai dari perencanaan hingga pelaporan sehingga tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.

Selain kepatuhan terhadap regulasi, Bupati juga menekankan pentingnya menjaga integritas dalam setiap pengambilan keputusan agar anggaran digunakan secara efektif dan tepat sasaran.

“Saya tidak ingin ada pengadaan yang hanya selesai di atas kertas. Setiap rupiah anggaran harus menghasilkan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat, karena itulah ukuran keberhasilan kerja pemerintah,” kata Daeng Manye.

Menurutnya, setiap usulan kegiatan akan melalui penyaringan berlapis sehingga hanya program yang benar-benar mendukung kebutuhan daerah yang akan disetujui untuk dilaksanakan.

Camat Galesong Selatan Nurhidayat Abdullah mengapresiasi pelatihan tersebut. “Materi ini mengingatkan kami bahwa keberhasilan pengadaan bukan hanya selesai sesuai prosedur, tetapi juga memastikan setiap anggaran benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat di lapangan,” ungkapnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *